Kamis, 16 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

PSIS Semarang

Hadapi Persipura, PSIS Semarang Antisipasi Permainan Cepat Lawan

PSIS Semarang dihadapkan pada tantangan berat saat melakoni laga tandang ke markas Persipura Jayapura

TRIBUN JATENG/Franciskus Ariel Setiaputra
Asisten pelatih PSIS Semarang, Anang Dwita Diina Mutiara ditunjuk sebagai caretaker untuk menangani tim Mahesa Jenar di sisa kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PSIS Semarang dihadapkan pada tantangan berat saat melakoni laga tandang ke markas Persipura Jayapura pada laga pekan ke-25 Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Lukas Enembe, Sabtu (18/4/2026) lusa.

Selain perjalanan jauh dari Kota Semarang menuju Jayapura, PSIS baru saja ditinggal pelatihnya, Andri Ramawi yang memilih mundur usai laga kontra Persiku Kudus.

Sebagai pengganti, PSIS sementara mengangkat asisten pelatih Anang Dwita Diina Mutiara sebagai caretaker tim.

Baca juga: Alasan Andri Ramawi Putuskan Mundur dari PSIS Semarang, Tak Cuma Ikuti Langkah Alfredo Vera

Baca juga: Ini Sosok Pengganti Andri Ramawi yang Mundur dari Pelatih Kepala PSIS Semarang

PSIS juga masih membutuhkan poin untuk menghindari zona play off degradasi.

Sementara bagi tuan rumah, tim Mutiara Hitam juga mengincar kemenangan di kandang untuk menjaga kans promosi ke Superleague.

Maka, tak heran jika pertemuan dua tim klasik ini diprediksi akan berjalan sengit.

Anang Dwita yang ditunjuk sebagai caretaker mewaspadai kekuatan tuan rumah nanti.

Menurutnya, mencuri poin di Papua bukan perkara mudah, namun bukan berarti tidak mungkin.

“Persipura tim yang bagus dengan banyak pemain cepat. Bermain di sana tentu sulit, tapi kami tetap punya peluang. Kuncinya kerja keras,” ujar Anang.

Meski menghadapi tekanan besar, PSIS tetap membidik hasil positif dari lawatan tersebut.

Dalam persiapan tim, Anang menegaskan bahwa evaluasi terus dilakukan.

Salah satu aspek yang menjadi sorotan adalah transisi permainan yang dinilai masih belum optimal.

Hal itu terlihat saat menghadapi Persiku Kudus dalam laga pekan 24.

“Transisi jadi perhatian utama. Saat menyerang lalu kehilangan bola, kami masih kurang rapat dalam mengantisipasi serangan balik. Itu yang sedang kami benahi,” paparnya.

Selain transisi, sektor pertahanan juga menjadi fokus utama pembenahan.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved