Senin, 1 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

PSIS Semarang

Kahudi Tagih Janji PSIS Semarang, Gaji 2 Bulan dan Kompensasi Belum Dibayar

Kahudi Wahyu Widodo mengungkapkan bahwa haknya berupa gaji dan kompensasi pemutusan kontrak belum dibayarkan oleh PT Mahesa Jenar Semarang. 

Tayang:
Penulis: Dse | Editor: deni setiawan
DOKUMENTASI PSIS SEMARANG
TUNGGAKAN GAJI - Kahudi Wahyu Widodo. Mantan pelatih PSIS Semarang menagih manajemen yang masih memiliki tunggakan gaji dan kompensasi pemutusan kontrak terhadap dirinya. 

"Pada 28 itu saya disuruh bawa kendaraan, mobil operasional yang saya pakai waktu saya melatih di sana."

"Kami gajian setiap tanggal 5, tapi sampai sekarang belum dibayarkan dan kendaraan masih sama saya," terangnya.

Pada Februari 2026, pihaknya lalu melapor ke Asosiasi Pelatih Sepakbola Seluruh Indonesia (APSSI) terkait tunggakan tersebut dengan melampirkan kontrak kerja, bukti chat dengan manajemen, hingga bukti kendaraan operasional yang dia bawa.

"Saya baru ke APSSI, sudah ada jawaban dari PSIS Semarang waktu itu ke Plt APSSI menyampaikan bahwa menunggu pencairan dana dari PT Liga."

"Terus dijawab lagi menunggu dari PSSI, nah ini yang benar yang mana?" keluhnya.

Hingga saat ini belum ada titik terang maupun komunikasi lanjutan secara langsung dari manajemen PSIS Semarang kepada dirinya.

Dia menilai, alasan yang diberikan selalu berubah-ubah.

"Saya merasa ini tidak ada titik temu, selalu berubah-ubah. Terakhir dijanjikan akhir bulan ini, tapi sampai sekarang tidak ada," kata Kahudi.

Dirinya pun menyayangkan sikap manajemen yang dinilainya tidak segera menyelesaikan kewajiban berskala kecil. Padahal di sisi lain, klub masih aktif di bursa transfer.

"Mereka bisa beli pemain segala macam, masa uang segitu saja tidak diselesaikan."

"Yang terakhir disampaikan mau dibayarkan setelah ada sponsor masuk. Akhir bulan ini rencananya masuk, ternyata belum masuk juga," ujar Kahudi.

Menanggapi situasi ini, dia berharap agar hal-hal yang bersifat krusial segera diselesaikan.

Dia menekankan bahwa kontraknya terjalin resmi dengan PT MJS.

"Saya tidak mau bilang ini dengan manajemen lama, manajemen baru, kontrak saya dengan PT Mahesa Jenar."

"Saya segera mau diselesaikan, itulah yang dinamakan profesionalisme."

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved