Rabu, 15 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kunci Jawaban

Cerita Nabi Ibrahim: Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam Kelas 2 SD Halaman 247

Buku pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas SD/MI Kurikulum Merdeka halaman 247 bab 10.  

Penulis: Adelia Sa | Editor: galih permadi
TRIBUN JATENG/SAIFUL MA'SUM
APEL PAGI - Ilustrasi siswa di salah satu sekolah dasar negeri di Kabupaten Kudus mengikuti apel pagi sebelum mengikuti kegiatan belajar dan mengajar (KBM). Disdikpora Kabupaten Kudus mendata ada 3 sekolah yang sudah siap dilakukan regrouping pada tahun ini, Senin (15/9/2025). 

TRIBUNJATENG.COM - Berikut ini kunci jawaban Pendidikan Agama Islam kelas 2 SD halaman 247.

Buku pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas SD/MI Kurikulum Merdeka halaman 247 bab 10.  

Salah satu materi yang dibahas pada buku pelajaran buku pelajaran Pendidikan Agama Islam 2 SD/MI Kurikulum Merdeka halaman 247, karangan Henry Nugroho, dkk. terbitan Kemdikbud Ristek tahun 2021 yakni Kisah Ayah Para Nabi.

Kisah Ayah Para Nabi adalah gelar yang diberikan untuk Nabi Ibrahim a.s. dalam tradisi Islam.

Gelar ini diberikan karena Nabi Ibrahim a.s. adalah leluhur dari banyak nabi yang datang setelahnya, baik dari garis keturunan Ishaq (Isaac) maupun Ismail (Ishmael).

Dengan memahami peran malaikat, manusia diingatkan untuk senantiasa menjaga amal perbuatan dan taat kepada Allah dalam kehidupan sehari-hari.

Pada latihan soal kali ini, siswa diminta menjawab pertanyaan terkait aktivitas yang ada dalam halaman tersebut.

Sebagai catatan, sebelum melihat kunci buku pelajaran Pendidikan Agama Islam 2 SD/MI Kurikulum Merdeka halaman 247 siswa diminta untuk terlebih dahulu menjawab soal secara mandiri.

Kunci jawaban ini digunakan sebagai panduan dan pembanding oleh orang tua untuk mengoreksi pekerjaan anak.

Baca juga: Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam Kelas 2 SD/MI Kurikulum Merdeka Hal 194: Pengayaan

Jawaban Pendidikan Agama Islam 2 SD/MI Kurikulum Merdeka Halaman 247.

Ceritakan kembali dakwah Nabi Ibrahim a.s. dengan bahasamu!

Jawaban :

Setelah dewasa, Nabi Ibrahim a.s. kembali ke tanah kelahirannya di Babilonia. Di sana, sebagian besar masyarakat menyembah berhala, termasuk ayahnya sendiri, yang bekerja sebagai pembuat berhala. 

Nabi Ibrahim a.s. merasa prihatin karena orang-orang di sekitarnya menyembah benda-benda yang tidak bisa memberi manfaat maupun mudarat.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved