Berita Semarang
Lantik 42 Pengurus DPPI Kota Semarang, Agustina Tekankan Integritas dan Empati
42 pengurus Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kota Semarang dilantik di Aula Balaikota Semarang, Rabu (11/2/2026).
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: deni setiawan
"Di rumah, sekolah, kampus, RT, RW, kelurahan, kecamatan, di tempat-tempat ini yang mungkin tidak seorangpun Duta Pancasila ini kenal."
"Di situlah tempat menyatakan diri sebagai warga negara Indonesia," terangnya.
Dalam pesannya, Wali Kota juga menyebut jika esensi pancasila dapat diperas dalam satu kata, yakni gotong-royong.
Menurutnya, dengan cara berpikir gotong royong, seseorang akan cenderung membangun hubungan baik, menciptakan kondusivitas, dan menghadirkan kedamaian di lingkungan tempat dia berada.
"Artinya, kondusivitas menjadi nomor satu. Karena tanpa kondusivitas, akan sulit untuk menemukan teman untuk bisa melakukan gotong-royong," ungkapnya.
Baca juga: DPRD: Kekosongan 55 Jabatan Lurah di Semarang Berpotensi Langgar Prinsip Sistem Merit ASN
Sementara itu, DPPI dibentuk berdasarkan PP Nomor 51 Tahun 2022 tentang Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka serta Peraturan BPIP Nomor 3 Tahun 2022.
Tujuannya untuk membina, mengarusutamakan, serta menerapkan nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat melalui para alumni Paskibraka yang telah mendapat pembinaan ideologi.
Kepala Badan Kesbangpol Kota Semarang, Bambang Pramusinto menjelaskan, DPPI merupakan organisasi baru yang dibentuk untuk mewadahi para purna Paskibraka.
Organisasi ini hadir di semua jenjang pemerintahan, mulai dari kabupaten/kota, provinsi, hingga pusat.
Dia menjelaskan, DPPI adalah wadah interaksi dan komunikasi bagi purna-purna Paskibraka.
"Anak-anak Paskibraka dan purna Paskibraka ini selain punya badan bagus, tegap, PBB-nya pintar, mereka juga punya kemampuan akademis di atas rata-rata."
"Sehingga, harapan kami mereka bisa menjadi agen-agen Pancasila, menjadi agen pembaharuan di lingkungan masing-masing," imbuhnya. (*)
| KPK Temukan Catatan Dugaan Gratifikasi Mengalir ke Ditjen Bea Cukai saat Penggeledahan di Semarang |
|
|---|
| Jangan Asal Pilih! Ini Cara Memilih Hewan Kurban yang Sah dan Sehat Jelang Iduladha |
|
|---|
| Belum Punya SKKH, Pedagang Hewan Kurban Semarang Ngaku Tak Tahu |
|
|---|
| 6 Kasus PMK Terdeteksi di Ngaliyan dan Banyumanik Kota Semarang |
|
|---|
| Momen Berbagi Kurban 2026, Komix Herbal Usung Tema Ikhlas Berkurban, Sehatkan Momen Kebersamaan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260211-_-Pelantikan-Pengurus-DPPI-Kota-Semarang.jpg)