Berita Semarang
Harga Beras Medium di Semarang Tembus Rp15 Ribu per Kilogram, Ini Penyebabnya
Ini penyebab harga beras medium di Kota Semarang saat ini terpantau di atas harga eceran tertinggi (HET) atau sekira Rp15 ribu per kilogram.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: deni setiawan
Di antaranya, lewat percepatan operasional Koperasi Merah Putih, memperluas Program Kempling Semar dengan menggerakkan delapan mobil layanan, serta menggelar pasar murah bersama Bulog, Polri, dan Kodim.
"Serempak seluruh kecamatan akan menggelar pasar murah pada 30 Agustus, dipusatkan di Semarang Timur," bebernya.
Sebaliknya, dia menambahkan, harga beras premium justru relatif stabil.
Beras premium berkisar Rp17.000 hingga Rp18.000 per kilogram.
"Orang menengah atas sudah mulai beralih ke beras merah, beras analog, bahkan ada yang tidak makan beras."
"Harga beras premium pun relarif stabil," jelasnya.
Dengan kondisi tersebut, pemerintah berharap langkah intervensi dapat menjaga ketersediaan dan keterjangkauan beras bagi masyarakat, meski harga pokok dari petani masih tinggi.
Dari sisi ketersediaan, Endang memastikan stok beras di Kota Semarang aman.
Saat ini, stok beras di Semarang sekira 20 ribu ton.
Stok tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan selama dua bulan ke depan. (*)
Baca juga: Update Pansus Hak Angket Pemakzulan Bupati Pati, Kades Suwardi Sebut Sudewo Berbohong Soal PBB-P2
Baca juga: Kasus Korupsi Awaluddin Muuri Mantan Pj Bupati Cilacap Segera Disidangkan
Baca juga: Ini Penyebabnya, Perbaikan 13 Sekolah Rusak di Kudus Belum Terlaksana Hingga Akhir Agustus
Baca juga: Kesaksian Warga Detik-detik RS Ditangkap di Nyatnyono Ungaran, Tersangka Pembunuhan Kacab Bank BUMN
| Sengketa Utang Rp16 Miliar Yoyok Sukawi, Ahli Hukum Undip Semarang Buka Suara di Persidangan |
|
|---|
| Dilaporkan ke Polisi atas Ancaman Pembunuhan, Kepala Disdag Kota Semarang Aniceto: Itu Bercanda |
|
|---|
| Sebut Pemerintah Pengkhianat, 400 Mahasiswa PMII Semarang Bakar Spanduk di Jalanan |
|
|---|
| Puskesmas Bulu Lor Luncurkan Inovasi GENERASI JUARA untuk Cegah Risiko Gagal Ginjal pada Remaja |
|
|---|
| Semarang Kota Toleran, Iswar Sebut Budaya Jadi Kunci Menjaga Harmoni Warga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250828-_-Beras-Medium-Pasar-Sampangan-Semarang.jpg)