Tribunjateng Hari ini
Aksi Solidaritas Kematian Ojol Ricuh, Massa di Semarang Bakar Pospol, Tiga Mobil, dan Satu Warung
Aksi solidaritas atas kematian seorang ojol di Jakarta, Affan Kurniawan, akibat dilindas mobil rantis Brimob Polri terjadi di berbagai daerah di Ind
Massa driver ojol yang sejak awal hadir berusaha menenangkan situasi, meredam upaya anarkis dari massa susulan agar kerusuhan tidak meluas.
Beberapa di antaranya terlihat berinteraksi langsung dengan pengunjuk rasa untuk menenangkan emosi dan mencegah kerusakan lebih lanjut.
Hingga petang, massa aksi masih bertahan di halaman Mapolda DIY. Petugas kepolisian tampak berjaga, berusaha menjaga jarak aman sambil memantau situasi yang terus berubah.
Di Jakarta, ribuan massa aksi yang tergabung dari beberapa elemen masyarakat sipil hingga mahasiswa berhasil menjebol gerbang utama Gedung DPR RI Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Jumat sore.
Pantauan Tribunnewscom di lokasi, massa aksi mulai berhasil menjebol gerbang utama Gedung DPR RI sekitar pukul 17.00. Terlihat sebagian besar massa aksi langsung merangsek masuk ke dalam kawasan Kompleks DPR RI.
Bagian gerbang yang jebol ada di sisi tengah gerbang utama. Terlihat ada sebagian pagar besi dari gerbang utama yang berhasil dipatahkan massa aksi.
Melihat pintu gerbang utama jebol, aparat keamanan gabungan dari TNI maupun Polri langsung mengambil posisi pengamanan. Terlihat aparat kepolisian dari Brimob Polri langsung membuat barikade dengan menggunakan tameng Polri.
Sementara, pasukan dari TNI langsung mengambil peran dengan menenangkan massa aksi yang sudah terlanjur berada di kawasan DPR RI. Dari mobil pengurai massa milik Polri, aparat meminta kepada massa aksi untuk segera keluar dari pintu gerbang.
"Kami mempersilakan saudara-saudara untuk menggelar aksi, tapi mohon untuk di luar, jadi segera ke luar (kawasan DPR RI)," kata petugas kepolisian dari mobil pengurai massa. Permintaan dari kepolisian itupun disambut dengan teriakan "pembunuh" dari massa aksi.
Hingga berita ini ditulis pada pukul 17.11 WIB, sebagian massa aksi masih ada yang berada di dalam kawasan Kompleks Parlemen. Sementara yang lainnya masih menyuarakan aspirasi dan orasi di luar gerbang DPR RI.
Kericuhan juga terjadi di depan Mako Brimob Polda Metro Jaya, Kwitang, Jakarta Pusat pada Jumat (29/8) malam. Pantauan Tribunnews.com sekira pukul 18.45, massa aksi masih terus menyerang ke arah depan Mako Brimob.
Bak gayung bersambut, massa yang menembakan petasan, langsung diserang balik dengan gas air mata ke oleh anggota Brimob yang berada di dalam Mako.
Terlihat, sebuah pohon dan bangunan yang berada si seberang Mako pun terbakar. Api terlihat membesar di sela-sela massa yang masih menyerang.
Tak hanya itu, massa pun menyerang dengan melempar bom molotov ke bagian depan Mako hingga muncul api cukup besar. Massa aksi masih belum mundur ketika mendapat serangan balik dan malah bertepuk tangan.
Aksi massa juga tercatat terjadi serentak di berbagai daerah di Indonesia, antara lain Bandung, Bogor, Purwakarta, Batu, Malang, Surabaya, Makassar, Palembang, dan lain-lain. (iwn/waw/Tribun Network)
| Suhu Kawah Terpantau Terus Meninggi, Sosialisasi Mitigasi Bencana Geologi Gunung Slamet Digelar |
|
|---|
| Polisi: Ada Motif Ekonomi dalam Kasus Video Bandar Bergetar, Pelaku Niat Jual Beli Konten Asusila |
|
|---|
| Pimpin Latihan, Kas Hartadi Minta Pemain PSIS Fokus Tatap Dua Laga Tersisa |
|
|---|
| 1.727 Kendaraan Diselundupkan dari Jawa Tengah ke Timor Leste |
|
|---|
| Siswi SMP Dibakar Paman di Semarang Utara Dipindahkan ke RSWN |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250829_Suasana-memanas-saat-aksi-solidaritas-ojol-dilindas-polisi-di-depan-Mapolda-Jateng_1.jpg)