Breaking News
Minggu, 17 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Banjir Semarang 2025

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi : Pokoke Kaligawe Kudu Asat

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi tinjau kolam retensi di Terboyo Kaligawe Semarang, Kamis (30/10/2025)

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: muslimah
Humas Pemprov Jateng
KOLAM RETENSI-Gubernur Jateng Ahmad Luthfi tinjau kolam retensi di Terboyo Kaligawe Semarang, Kamis (30/10/2025). 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Gubernur Jateng Ahmad Luthfi tinjau kolam retensi di Terboyo Kaligawe Semarang, Kamis (30/10/2025).

Gubernur Luthfi meninjau kolam retensi bersama Dirjen Kementerian PUPR. Dia menginginkan agar banjir di Kaligawe segera surut.

"Kaligawe kudu asat (Kaligawe harus kering)," ujarnya di hadapan Dirjen Kementerian PUPR.

Luthfi berinisiatif bakal mengerahkan prajurit TNI untuk mengeruk sedimentasi hingga kurangi genangan. 

Baca juga: Gubernur Jateng Pastikan Akan Ada Penambahan Pesawat Modifikasi Cuaca, Mencegah Curah Hujan Tinggi

Dirinya mengaku tak masalah jika harus mencangkul jika Balai di Kementerian tak segera mengeringkan wilayah Terboyo.

"Pokoke Kaligawe kudu asat. Kalau masih berkutat diskusi soal konstruksi, sementara masyarakat sudah teriak maka ndak ada gunanya. Tambahi lagi pompanya," ujarnya.

Menurutnya, keringnya Kaligawe bakal menjadi pintu masuk penanganan banjir lebih jauh. 

Sebab wilayah Kaligawe yang terendam banjir sudah mengganggu permukiman warga hingga jalur pantura. 

Dia ingin pengecekan tersebut bisa memastikan percepatan pengerukan dan pembangunan sistem pengendalian banjir di wilayah Semarang-Demak.

Dirinya meminta  air yang masih menggenang di sejumlah titik agar segeta segara dialirkan ke laut. Caranya dengan mengotimalisasi pompa air.

“Jadi, pakai pompa sebanyak-banyaknya sehingga jalan lancar kembali, dan masyarakat tidak terendam,” jelasnya.

Sementara itu, Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PU, Dwi Purwantoro,  siap mendukung penuh langkah percepatan yang dilakukan Pemprov Jateng. Pihaknya segera menindaklanjuti permintaan Gubernur untuk pelebaran saluran dan penambahan pompa.

“Ya, kami tindak lanjuti. Tadi kan diminta diperlebar. Nanti kita koordinasi. Kalau pompanya, kamo siapkan, yang penting Kaligawe itu harus segera surut, masuk ke sini (kolam retensi Terboyo), dari sini buang ke Babon. Itu akan mempercepat jalan nasionalnya,” jelas Dwi.

Ia mengatakan, BBWS Pemali Juana dan BBPJN Jateng-DIY telah berkoordinasi untuk mengintegrasikan pekerjaan pompa, kolam retensi, dan sistem drainase agar penanganan banjir lebih efektif.(rtp)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved