Berita Kabupaten Semarang
Awas Narkoba dan Judol, Bupati Ngesti Minta Karang Taruna Aktif Sosialisasi
Karang Taruna Kabupaten Semarang diminta lebih aktif berkegiatan positif dan edukatif untuk mencegah pemuda terjerumus perilaku menyimpang.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Ancaman narkoba dan maraknya judi online di kalangan generasi muda menjadi perhatian serius.
Karang Taruna Kabupaten Semarang diminta lebih aktif menggelar kegiatan positif dan edukatif sebagai upaya mencegah pemuda terjerumus dalam perilaku menyimpang yang dapat merusak masa depan.
Hal tersebut disampaikan Bupati Semarang, Ngesti Nugraha saat mengukuhkan pengurus Karang Taruna Kabupaten Semarang, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Minggu (1/2/2026).
Baca juga: 4 Pejabat Eselon II Pemkab Semarang Dilantik, Ngesti Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Dia meminta program-program yang telah direncanakan segera dilaksanakan serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Dia meminta Karang Taruna aktif memberikan sosialisasi kepada generasi muda agar tidak terjerumus kenakalan remaja.
"Kalangan anak-anak muda milenial ini juga, begitu ada narkoba, ada judi online, ada trek-trekan."
"Ini yang harus terus disosialisasikan kepada mereka dalam rangka untuk bersama-sama ee mengikis ataupun istilahnya menanggulangi terhadap dampak-dampak hal-hal yang negatif," jelasnya.
Lebih lanjut, Ngesti meminta Karang Taruna juga melaksanakan program pemberdayaan dengan membantu pemasaran produk-produk UMKM di Kabupaten Semarang.
Menurutnya, anak-anak muda yang menguasai IT akan lebih mudah membantu pelaku UMKM bisa tembus ekspor.
Di sisi lain, kolaborasi Karang Taruna dan pemerintah juga diperlukan dalam rangka pembangunan daerah.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kabupaten Semarang, Lugud Endro Susilo berkomitmen menjalankan program-program yang telah direncanankan.
"Sejak awal prinsip kami adalah sosial dan pemberdayaan. Sebelum pengukuhan pun kami sudah bergerak."
"Program-program ke depan akan kami sinergikan dengan pemerintah daerah, sesuai pesan Bupati dan Ketua Karang Taruna Provinsi Jawa Tengah," paparnya.
Baca juga: Bupati Ngesti Fokus Prioritaskan Beasiswa Disabilitas di Kabupaten Semarang
Menurut Lugud, sektor pendidikan menjadi salah satu program paling mendesak yang menjadi perhatian Karang Taruna Kabupaten Semarang.
Pihaknya telah menjalin kerja sama dengan dua perguruan tinggi di Kabupaten Semarang, yakni Universitas Ngudiwaluyo dan Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman (Undaris), guna membuka akses pendidikan bagi pemuda.
| Modus Kadus Karangtalun Semarang Selewengkan Dana PKH, Kumpulkan ATM Warga Sejak 2020 |
|
|---|
| Bupati Semarang Targetkan 88 Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Mulai Agustus |
|
|---|
| Simak Jadwal SPMB di Kabupaten Semarang Tahun Ajaran 2026/2027 |
|
|---|
| Kera Ekor Panjang Teror Warga Bandungan Semarang, Satu Orang Terluka |
|
|---|
| Akses Warga 2 Dusun di Sepakung Semarang Tertutup Longsor |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260201-_-Pengukuhan-Karang-Taruna-Kabupaten-Semarang.jpg)