Kamis, 23 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Kebakaran Hotel Grand Arkenso Semarang: Api Dipadamkan Pakai Hidran, 1 Pegawai Terluka

Api yang sempat membesar itu diketahui berasal dari ruang boiler atau pemanas air di lantai atas gedung.

|
Istimewa/DOKUMENTASI WARGA SEMARANG
KEBAKARAN - Tangkapan layar memperlihatkan kebakaran di bagian rooftop belakang Grand Arkenso Park View di kawasan Simpanglima, Jalan KH Ahmad Dahlan, Karangkidul, Semarang Tengah, pada Minggu (1/3/2026) malam. Api yang muncul sekira pukul 23.30 itu sempat membumbung tinggi sebelum akhirnya padam. (DOK. WARGA) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Kebakaran yang terjadi di rooftop belakang Grand Arkenso Park View Hotel kawasan Simpanglima, Kota Semarang, Minggu (1/3/2026) malam, dipadamkan kurang dari satu jam. 

Api yang sempat membesar itu diketahui berasal dari ruang boiler atau pemanas air di lantai atas gedung.

General Manager Setya Teguh Yuwana mengungkapkan, insiden bermula ketika seorang pegawai yang tinggal di mess lantai 12 mendengar suara mencurigakan.

Baca juga: Kronologi Kebakaran di Hotel Grand Arkenso Simpang Lima Semarang, Api Berasal Dari Ruang Boiler

“Beliau lagi istirahat sambil lihat ponsel, dengar suara ‘kletek-kletek’, dipikirnya hujan awalnya. Begitu keluar, ruang boiler itu menyala apinya,” kata Setya kepada Tribunjateng.com.

Pegawai tersebut segera mengambil APAR dari lantai 11 dan 12 untuk memadamkan api.

Beberapa staf lain langsung naik membantu. Upaya pemadaman kemudian diperkuat dengan penggunaan hidran yang tersedia di lantai atas.

“Api padam pakai hidran, kemudian bisa padam. Sesaat kemudian, damkar datang untuk melakukan pendinginan, karena mereka yang paham titik-titik mana yang masih berpotensi kembali memunculkan bara api,” jelas dia.

Satu pegawai terluka saat gunakan hidran

Dalam proses pemadaman awal, satu pegawai mengalami luka pada bagian tangan.

“Cuma ada satu pegawai kami yang tangannya terluka karena berupaya memadamkan api menggunakan hidran,” ungkap Setya.

Meski demikian, dia memastikan tidak ada korban dari tamu hotel maupun kepanikan berlebihan saat kejadian.

“Tidak ada korban atau chaos,” tegasnya.

Setya menjelaskan, dirinya dibangunkan petugas keamanan sekitar pukul 23.30 WIB.

Dia langsung turun dan memerintahkan evakuasi tamu sesuai prosedur tetap (protap).

“Masing-masing pegawai membawa daftar room list, mereka mengarahkan tamu keluar melalui tangga darurat. Ditangani sendiri oleh petugas. Yang menangani tadi dua security, FO, engineering, kebetulan ada yang ganti shift akhirnya kami tarik untuk diberbantukan,” paparnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved