Berita Semarang
Begini Nasib Jukir yang Tahan Pengendara Motor di Pinggir Jalan Depan RS Citarum Semarang
Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan adu argumen antara seorang warga dan juru parkir
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
Ringkasan Berita:
- Video protes warga terhadap juru parkir di kawasan Citarum, Semarang Timur viral di media sosial.
- Dishub Semarang memastikan juru parkir tersebut bukan jukir liar, tetapi telah memiliki izin resmi.
- Dishub melakukan pembinaan dan evaluasi pengelolaan parkir, termasuk kemungkinan pencabutan izin jika pelanggaran terulang.
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan adu argumen antara seorang warga dan juru parkir di area luar rumah sakit kawasan Citarum, Semarang Timur.
Peristiwa tersebut memicu perbincangan publik setelah rekaman video menunjukkan seorang perempuan memprotes juru parkir yang melarangnya meninggalkan lokasi sebelum membayar biaya parkir.
Dalam rekaman yang beredar luas, perempuan tersebut terlihat menunjuk seorang pria bertopi putih yang diketahui merupakan juru parkir di lokasi tersebut.
Ia tampak kesal karena diminta membayar terlebih dahulu sebelum meninggalkan area parkir, meskipun dirinya telah meminta izin untuk mengambil uang.
Situasi dalam video itu kemudian berlanjut ketika perempuan tersebut memanggil juru parkir untuk menerima pembayaran sekaligus meminta karcis parkir sebagai bukti transaksi.
Menanggapi viralnya video tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang memberikan klarifikasi terkait status juru parkir yang berada di lokasi kejadian.
Kepala Bidang Parkir Dishub Kota Semarang, Andreas Caturady Kristianto menegaskan bahwa juru parkir yang terekam dalam video bukan merupakan jukir liar.
Baca juga: Menko Pangan Zulhas Sebut MBG di Sekolah Agama dan Ponpes Baru Capai Maksimal 20 Persen
"Jukir itu tidak liar. Jukir itu sudah berizin dan dia aktif.
Untuk retribusinya juga aktif," ujarnya menanggapi narasi Jukir liar yang beredar, dihubungi Tribun Jateng, Selasa (10/3/2026).
Meski demikian, pihak Dishub tetap menindaklanjuti kejadian tersebut dengan melakukan pembinaan terhadap juru parkir yang bersangkutan.
Andreas menjelaskan bahwa pihaknya telah memberikan teguran serta melakukan pemanggilan untuk klarifikasi guna mengetahui kronologi lengkap kejadian dalam video yang viral di media sosial.
"Kita sudah lakukan pembinaan kemarin dan hari ini.
Terus kemudian besok pagi, kita undang ke kantor untuk klarifikasi soal hal tersebut," katanya.
Selain menindaklanjuti kasus tersebut, Dishub Kota Semarang juga mengakui sebelumnya telah menerima sejumlah laporan masyarakat terkait pengelolaan parkir di kawasan tersebut.
| Sosok Aipda Robig, Tembaki Pelajar hingga Tewas, Terbukti Pakai Narkoba, Dikirim ke Nusakambangan |
|
|---|
| DPU Kota Semarang Keruk Sedimentasi Saluran Air di Gajah Raya |
|
|---|
| Pemkot Tambah 10 Armada Baru Trans Semarang, Wali Kota: Saat Ini Proses Pengiriman |
|
|---|
| Aipda Robig Tembaki Anak-anak Sambil Sempoyongan, Zainal Petir Minta Kepolisian Buka Fakta Lama |
|
|---|
| Aipda Robig Yang Tembak Gamma Dipindah ke Nusakambangan, Zainal Petir Sebut Kecurigaannya Menguat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260310-_-Video-Jukir-Intimidasi-Warga-di-Citarum-Semarang.jpg)