Jawa Tengah
"Yang Bisa Gowes Silakan Gowes" Wali Kota Semarang Tanggapi Imbauan Gubernur Jateng
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti merespons wacana penghematan energi yang digaungkan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: rival al manaf
"Intinya adalah mengurangi BBM," karena ini yang mencemaskan itu kan BBM," terangnya.
Ia menyebut, bekerja tidak harus selalu dari kantor, selama target tetap tercapai dan konsumsi BBM bisa ditekan.
"Mengurangi BBM itu boleh tidak ke kantor atau pergi ke kantor tanpa menggunakan fasilitas BBM," tambahnya.
Di sisi lain, terkait apakah Pemkot akan memberlakukan naik BRT seminggu sekali seperti saat kepemimpinan Hendrar Prihadi, pihaknya menyebut masih ada tantangan seperti ketepatan waktu dan kepadatan penumpang.
"Ya, kalau BRT-ne datangnya tidak tepat waktu kok wes sesak malah repot. Tapi yang jelas, harus ada satu hari harus tidak pergi ke kantor tapi tetap bekerja," imbuhnya. (idy)
| 1.490 Kasus Campak Jateng, Dinkes Minta Sisir Anak Tak Kena Imunisasi saat Pandemi |
|
|---|
| Potensi Opsen Pajak Tambang di Jateng Sentuh Rp 100 M, ESDM Kejar RKAB Perusahaan |
|
|---|
| Pengakuan PPPK Pemprov yang Lecehkan Wanita di Kamar Hotel, Bawa-bawa Nama Gubernur Jateng |
|
|---|
| 5 Daerah di Jateng Belum Terbitkan Aturan Pelarangan Perdagangan Daging anjing dan Kucing |
|
|---|
| KPK Ingatkan Kepala Daerah di Jateng Gunakan Anggaran Berorientasi publik Bukan Politik atau Pribadi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/RESPON-IMBAUAN-GUBERNUR-Wali-Kota-Semarang.jpg)