Kamis, 30 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Begal Sadis di Semarang

Motif Begal Sadis Bacok Perempuan di Halmahera Semarang: Kehabisan Congyang

Polisi mengungkap, dua pelaku melakukan pencurian dengan kekerasan setelah menenggak tiga botol congyang sejak dini hari.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/Reza Gustav Pradana
DIGIRING - Riski (depan) dan Dimas (belakang), pelaku pembegalan disertai penganiayaan, digiring penyidik Satreskrim ke tahanan di Mapolrestabes Semarang, Rabu (8/4/2026). Keduanya terlibat aksi begal sadis di Jalan Halmahera Semarang yang melukai seorang wanita hingga mengalami luka serius di wajah dan harus mendapat 17 jahitan. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Motif begal sadis yang melukai seorang wanita di Jalan Halmahera Semarang Timur, Kota Semarang pada Minggu (5/4/2026), ternyata dipicu kehabisan uang untuk membeli minuman keras (miras). 

Polisi mengungkap, dua pelaku melakukan pencurian dengan kekerasan setelah menenggak tiga botol congyang sejak dini hari.

Kedua pelaku, Riski alias Dito (25) dan Dimas alias Weng (24), kini telah ditangkap dan digiring penyidik Satreskrim Polrestabes Semarang menuju tahanan, Rabu (8/4/2026). 

Dalam pengawalan ketat, kedua pelaku tampak mengenakan baju tahanan oranye, tangan diborgol, melewati halaman Mapolrestabes.

Baca juga: Inilah Tampang Riski Begal Sadis di Halmahera Semarang, Sudah 4 Kali Masuk Penjara

Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP, Jateng Bisa Seperti Jabar?

Kapolrestabes Semarang, Brigjen Pol M Syahduddi mengungkapkan, aksi brutal itu terjadi dalam kondisi pelaku masih dipengaruhi alkohol.

“Berdasarkan pengakuan, sebelum melakukan aksinya, kedua pelaku minum miras jenis congyang sejak pukul 02.00 dini hari sebanyak tiga botol,” kata Kapolrestabes.

Sekira pukul 05.30, minuman tersebut habis. 

Dalam kondisi mabuk dan tidak memiliki uang, keduanya kemudian mencari cara jahat untuk mendapatkan uang.

“Karena ingin membeli miras kembali namun tidak memiliki uang, timbul niat untuk melakukan pencurian dengan kekerasan dengan mengambil korban secara acak,” imbuh Kapolrestabes.

Target mereka jatuh pada dua perempuan yang hendak beribadah ke gereja di pagi hari.

DIGIRING - Riski satu di antara pelaku pembegalan disertai penganiayaan, digiring penyidik Satreskrim ke tahanan di Mapolrestabes Semarang, Rabu (8/4/2026). Dia terlibat aksi begal sadis di Jalan Halmahera Semarang yang melukai seorang wanita hingga mengalami luka serius di wajah dan harus mendapat 17 jahitan.
DIGIRING - Riski satu di antara pelaku pembegalan disertai penganiayaan, digiring penyidik Satreskrim ke tahanan di Mapolrestabes Semarang, Rabu (8/4/2026). Dia terlibat aksi begal sadis di Jalan Halmahera Semarang yang melukai seorang wanita hingga mengalami luka serius di wajah dan harus mendapat 17 jahitan. (TRIBUN JATENG/Reza Gustav Pradana)

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (5/4/2026) sekira pukul 06.30 di Jalan Halmahera Nomor 19, RT 06 RW 05, Kelurahan Karangtempel, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang.

Saat itu, ACH (31) sedang menunggu di depan rumah temannya atau korban, Yovita Haryanto (30) untuk berangkat ke gereja. 

Dua pelaku datang berboncengan motor dan langsung meminta barang milik korban. 

ACH sempat menyerahkan dompetnya, namun situasi berubah ketika Yovita keluar rumah dan berusaha membantu.

Dalam kondisi kacau tersebut, Riski yang berperan sebagai eksekutor mengeluarkan pisau lipat dan menyerang korban.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved