Semarang
Jawaban Wali Kota Usai Dikritik Dewan Soal BOP RT Rp25 Juta, Bakal Kejar Perwal
Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menyebut menargetkan Peraturan Wali Kota (Perwal) tentang Bantuan Operasional (BOP) RT senilai Rp25 juta.
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menyebut menargetkan Peraturan Wali Kota (Perwal) tentang Bantuan Operasional (BOP) RT senilai Rp25 juta per unit rampung dalam tiga minggu ke depan.
Hal itu merespons adanya pembahasan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Semarang mengenai alokasi Bantuan Operasional (BOP) RT sebesar Rp265,7 miliar.
"Kami ingin memastikan bahwa dana BOP RT tidak hanya untuk administrasi, tapi juga bisa dirasakan langsung warga untuk pembenahan lingkungan. Dan faktanya, dari laporan yang kami terima, manfaat itu sudah ada. Kami hanya perlu menyempurnakan aturan agar lebih fleksibel ke depan," kata Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng dalam keterangannya, Minggu (19/4/2026).
Agustina lebih lanjut mengklaim jika target penyelesaian Perwal dalam tiga minggu bukan berarti program sebelumnya gagal.
Menurut dia, ini sebagai respons Pemkot Semarang terhadap aspirasi warga yang menginginkan fleksibilitas lebih, misalnya dalam hal batasan nilai pembelian barang dan pemanfaatan untuk infrastruktur lingkungan skala kecil.
"Kami menyerap masukan. Ada yang ingin dana ini bisa dipakai untuk membeli pasir atau semen untuk perbaikan drainase kecil. Itu sedang kami kaji. Tapi jangan sampai tumpang tindih dengan kewenangan dinas teknis. Yang jelas, esensi program tetap sama: memperkuat RT sebagai ujung tombak," katanya.
Agustina lebih lanjut memaparkan tingkat serapan yang mencapai 95,6 persen (10.157 dari 10.621 RT).
Angka itu dinilai mencerminkan sebagian besar pengurus RT memilih untuk memanfaatkan dana tersebut karena mereka melihat kegunaannya.
| "Ruang Isolasi Jebol Tiga Kali", Cerita Pengelola Among Jiwo Hadapi ODGJ Kerap Melarikan Diri |
|
|---|
| Lahan Bekas Tambang di Bawen Bakal Jadi Agrowisata, Akan Dibangun Glamping hingga Kebun Buah |
|
|---|
| BUMDes di Semarang Kembangkan Selada Premium dari Dana Desa, Kini Sumbang 60 Persen PADes |
|
|---|
| Jelang Hari Kebangkitan Nasional, 2.800 Sembako Dibagikan ke Masyarakat Prasejahtera Kota Semarang |
|
|---|
| Warga Kalipancur Semarang Resah, Jalan Rusak dan Truk Tambang Melintas Tak Kenal Waktu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260419_Wali-Kota-Semarang-Agustina-Wilujeng-Pramestuti.jpg)