Berita Semarang
Dugaan Perundungan Siswa SMP di Semarang Viral, KAA Dibawa ke Toilet Oleh 3 Anak
Dugaan kasus perundungan terhadap seorang siswa SMP di Kota Semarang viral di media sosial instagram
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: muslimah
Ringkasan Berita:
- Dugaan perundungan siswa SMP di Semarang.
- KAA diarahkan ke toilet sekolah.
- Di dalam toilet yang disebut terkunci dari dalam tersebut, KAA diduga mengalami kekerasan fisik
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dugaan kasus perundungan terhadap seorang siswa SMP di Kota Semarang viral di media sosial instagram.
Dalam unggahan tersebut, terlihat seorang siswa mengalami sejumlah luka memar, terutama di bagian wajah.
Unggahan yang sama juga memuat video seorang perempuan yang menjelaskan kronologi kejadian. Warganet menduga perempuan tersebut merupakan ibu korban.
Kasus ini kemudian menjadi perbincangan luas di media sosial.
Dari berbagai komentar yang muncul, banyak warganet mengaitkan peristiwa tersebut dengan salah satu sekolah swasta favorit di Kota Semarang.
Baca juga: Pocong Jadi-jadian yang Viral di Solo Akhirnya Tertangkap, Pelaku 3 Orang Mau Jahilin Teman-temannya
Belakangan, ibu korban bernama Ristia Murni membenarkan bahwa anaknya yang berinisial KAA merupakan siswa kelas 7 sebuah sekolah swasta di Kota Semarang.
Dihubungi Tribunjateng com, Rabu 10/6/2026), Ristia membeberkan kronologi yang menurutnya menjadi awal mula dugaan perundungan yang dialami putranya hingga pada puncaknya, sang anak mendapat dugaan perundungan.
Menurut dia, permasalahan bermula dari saling ejek di media sosial antara KAA dan seorang kakak kelas berinisial H pada 28 Februari 2026.
Dalam perselisihan tersebut, KAA disebut membuat cerita yang tidak benar terkait seorang siswi berinisial A dan menyebut H telah melontarkan ejekan kepada siswi tersebut.
Informasi tersebut kemudian sampai kepada B, yang disebut sebagai teman dekat A. B lalu mengonfirmasi kabar tersebut kepada H.
Setelah mengetahui cerita itu tidak benar, B berinisiatif menemui anak dari Ristia saat hari pertama masuk sekolah usai libur, tepatnya pada Senin, 30 Maret 2026.
Saat itu, B datang bersama dua temannya untuk meminta klarifikasi. Menurut Ristia, pertemuan tersebut kemudian berlanjut ke salah satu toilet sekolah.
"Anak saya diarahkan ke toilet sekolah. Di dalam toilet, anak saya berhadapan dengan B dan satu temannya, sementara satu siswa lainnya berjaga di luar," ujar Ristia saat dikonfirmasi, Rabu 10 Juni 2026.
Ia menuturkan, di dalam toilet yang disebut terkunci dari dalam tersebut, KAA kembali diminta menjelaskan soal cerita yang beredar.
Setelah akhirnya mengakui bahwa cerita tersebut merupakan karangannya, dugaan kekerasan fisik disebut terjadi.
| Pertamina Sebut Konsumsi Pertamax di Jateng Capai 25,9 Persen |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Kota Semarang Hari Ini Rabu 10 Juni 2026: Cerah |
|
|---|
| Tak Ada Perlakuan Khusus, Bupati Pati Nonaktif Sudewo Jalani Mapenaling di Rutan Semarang |
|
|---|
| 297 CPNS Formasi 2025 Resmi Berstatus PNS, Agustina: Kota Semarang Dapat Energi Baru |
|
|---|
| Cegah Kebocoran PAD, Juru Parkir di Purwodinatan Dibina Dishub Kota Semarang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Siswa-Korban-Perundungan-di-Sekolah.jpg)