Minggu, 10 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Tips Kuliner

6 Tips Menghangatkan Makanan dari Ahli Gizi, Salah Langkah Bisa Keracunan

Menghangatkan atau menaskan kembali makanan sisa mungkin sudah menjadi kebiasaan bagi banyak orang

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Msi | Editor: muslimah
Youtube/Simple Rudy TV
Ilustrasi makanan yang tak boleh dipanaskan. 

5. Simpan makanan sisa dalam wadah tertutup rapat, kemudian masukkan ke chiller (3-4 hari) atau freezer (3-4 bulan).

6. Hindari membekukan kembali makanan yang sudah dicairkan (thawing).

Dalam menghangatkan makanan, Karina menyatakan bahwa suhu benar-benar harus diperhatikan karena bakteri dapat berkembang cepat di antara suhu 4-60 derajat Celcius.

Dengan demikian, makanan yang sudah terlalu lama dibiarkan di suhu ruangan dan dihangatkan dengan suhu rendah justru meningkatkan risiko keracunan makanan.

Bahan-bahan yang perlu diperhatikan 

Berdasarkan penjelasan Karina, berikut risiko menghangatkan makanan dengan bahan-bahan berikut:

Sayuran hijau tinggi nitrat

Bayam, kale, seledri, lobak, dan wortel memiliki kadar nitrat yang tinggi.

Jika dipanaskan berulang kali, nitrat tersebut bisa berubah menjadi nitrit, lalu berkembang menjadi senyawa nitrosamin yang bersifat karsinogenik (pemicu kanker). 

Karena itu, sebaiknya sayuran ini dikonsumsi langsung setelah dimasak, bukan dipanaskan ulang.

Nasi dingin

Nasi yang sudah didiamkan dalam suhu ruang rentan ditumbuhi bakteri Bacillus cereus.  

"Nasi yang sudah dingin pun dapat menjadi media berkembangnya Bacillus cereus bila dipanaskan ulang," ujar Karina.  

Bakteri ini mampu bertahan pada suhu tinggi, sehingga meski dipanaskan kembali, racunnya bisa tetap ada.

Dampaknya adalah keracunan makanan dengan gejala seperti mual, muntah, atau diare.

Ayam dan telur

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved