Berita Kudus
104 Koleksi Museum Kretek Kudus Diseminarkan, Ini Tujuannya
UPTD Museum dan Taman Budaya Disbudpar Kabupaten Kudus menggelar Seminar Kajian Koleksi Museum Kretek, Kamis (11/9/2025).
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - UPTD Museum dan Taman Budaya Disbudpar Kabupaten Kudus menggelar Seminar Kajian Koleksi Museum Kretek, Kamis (11/9/2025).
Meliputi 104 koleksi Museum Kretek dari berbagai perusahaan rokok/keluarga kretek.
Di antaranya Bal Tiga (Nitisemito) 57 loleksi, HM Hoesnan 3 koleksi, Sukandar 6 koleksi, M. Kandar 7 koleksi, NV Trio 9 koleksi, Janur Kuning 2 koleksi, PR Kalo 2 koleksi, Tjap Anggoer 4 koleksi, PR Dua Dua sebanyak 2 koleksi, Langsep 2 koleksi, dan PR Sidodadi 10 koleksi.
Baca juga: PAD Sektor Wisata Kudus Masih Kurang Rp1,7 Miliar, Bisa Kejar Target di Sisa 4 Bulan?
Kepala UPTD Museum dan Taman Budaya, Sudarman mengatakan, seminar kajian koleksi kali ini menggandeng Ketua Tim Ahli Cagar Budaya Kabupaten Kudus Dr Edy Supratno, Ketua Persatuan Perusahaan Rokok Kudus Agus Sarjono, dan perwakilan dari Keluarga Kretek, Drs H Yudhi Ernawan.
Kata dia, jenis koleksi museum yang dikaji dan diseminarkan di antaranya bungkus rokok berbagai merek, repro perusahaan rokok, etiket rokok, hingga alat promosi perusahaan rokok seperti cangkir, yang telah dihibahkan ke Museum Kretek.
Sudarman menyebut, salah satu peran Museum Kretek sebagai sarana penyebarluasan informasi hasil kajian koleksi kepada masyarakat, akademisi dan pemangku kepentingan terkait.
Mengabarkan tentang nilai-nilai penting koleksi yang bisa dipahami luas dan sebagai dasar pelestarian serta pengembangan museum.
Selain itu, kajian dan seminar koleksi museum juga bisa memberikan pemahaman tentang nilai penting sejarah, budaya, dan ilmu pengetahuan yang terkandung pada koleksi-koleksi di Museum Kretek.
Dimana Museum Kretek sebagai media edukasi, rekreasi, dan pelestarian budaya.
"Dalam pengembangan museum, manfaat hasil kajian sebagai bahan publikasi dan penelitian."
"Di setiap koleksi mengandung nilai historis perjalanan industri rokok di Kudus," terangnya.
Sudarman menyebut, saat ini ada sekira 1.200 koleksi yang tersimpan di Museum Kretek Kudus.
Kebanyakan yang sudah dikaji dan diseminarkan merupakan koleksi lama, sebagian besar sudah didisplay dan bisa dilihat langsung oleh pengunjung.
Baca juga: Bupati Samani Minta Maaf, Konser Musik Setia Band dan Guyon Waton di Kudus Batal Digelar
Kepala Disbudpar Kabupaten Kudus, Mutrikah menyampaikan, Disbudpar setiap tahunnya mendapatkan hibah koleksi dari perusahaan rokok atau keluarga kretek.
Baik dari perusahaan yang sudah tidak beroperasi, maupun perusahaan yang masih jalan.
| Bupati Samani Sambangi Kiai-kiai di Kudus, Minta Doa Penguatan Spiritual |
|
|---|
| Viral Siswa SMK Minta Dana MBG untuk Kesejahteraan Guru, Wabup Kudus: Siapapun Boleh Usul |
|
|---|
| Bupati Kudus Kampanyekan Program Selasa Bersepeda |
|
|---|
| Harga Kedelai Naik, Produsen Tahu di Kudus Kelimpungan |
|
|---|
| Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di Kudus Andalkan Dana Swasta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250911-_-Seminar-Museum-Kretek-Kudus.jpg)