Berita Kudus
Bupati Kudus Minta Kades dan Lurah Dukung Sensus Ekonomi Demi Hasilkan Data Riil
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris meminta kepada Kepala Desa maupun Lurah untuk ikut menyukseskan Sensus Ekonomi 2026.
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris meminta kepada setiap Kepala Desa maupun Lurah untuk ikut serta menyukseskan jalannya sensus ekonomi yang akan berlangsung pada 2026.
Baginya, keberadaan data ekonomi yang lengkap bisa menjadi acuan untuk menentukan arah kebijakan dalam pembangunan ekonomi daerah.
“Mohon kepada Lurah, Kepala Desa untuk ikut menyukseskan sensus ekonomi agar data sesuai kondisi riil di lapangan,” kata Sam’ani dalam program Satu Data Satu Kata sekaligus sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 di Pendopo Kudus, Senin (24/11/2025).
Baca juga: Sinergi Kemenham RI dan DPR RI Sosialisasikan P5HAM di Kudus
Bagi Sam’ani, data bukan sekadar angka, melainkan harus bisa diterjemahkan untuk tindaklanjut data tersebut.
Artinya, ketika terdapat data kemiskinan, harus ada indikator yang bisa ditindaklanjuti melalui kebijakan dalam rangka intervensi pengentasan kemiskinan.
“Data yang riil sesuai kondisi di lapangan, itu sangat penting bagi kami untuk menentukan kebijakan,” kata Sam’ani.
Sam’ani membeberkan, Kabupaten Kudus merupakan wilayah dengan industri sebagai tonggak utama pertumbuhan ekonomi.
Di daerah yang acap disebut sebagai Kota Kretek ini porsi industri pengolahan dalam pertumbuhan ekonomi mencapai 70,2 persen.
Sedangkan untuk sektor lainnya misalnya pertanian hanya sekira 2,5 persen dan perdagangan mencapai 5,3 persen. Sisanya ditopang oleh sektor-sektor yang lain misalnya UMKM.
Pola penopang pertumbuhan ekonomi bisa saja berubah.
Sebab, pada saat ini terdapat beberapa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai penggerak program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyerap tenaga kerja.
Baca juga: Pemkab Kudus Luncurkan Aplikasi Kudus Sehat: Semua Informasi Tentang Kudus Ada di Dalamnya
Selain itu, di dalamnya juga terdapat pasokan bahan baku yang bisa saja diambil tidak dari luar daerah.
Untuk itu, kata Sam’ani, hal ini perlu diketahui datanya.
“Dengan adanya SPPG dan koperasi desa perlu diketahui dampak ekonominya seperti apa, maka kami minta kepada kepala desa untuk ikut mendukung sensus ekonomi yang akan berlangsung tahun depan,” katanya.
Kudus sebagai kabupaten terkecil di Jawa Tengah, menurut Sam’ani, geliat ekonominya cukup signifikan di tataran provinsi.
| Pembongkaran Bangunan Stadion Wergu Wetan Kudus Dilelang Senilai Rp 969 Juta |
|
|---|
| Waspada Tindakan Kriminal, Bupati Kudus Keluarkan Edaran untuk Pasang CCTV |
|
|---|
| Satu Siswa SMPN 1 Kudus Dapatkan Nilai TKA Matematika Nyaris Sempurna |
|
|---|
| Upacara Hari Lahir Pancasila di Kudus, Bupati Samani: Pancasila Sebagai Pemersatu Bangsa |
|
|---|
| Sosok Ika Wonda, Gadis Papua yang Pernah Cetak Top Skor 31 Gol di Kudus Bercita-cita Masuk Timnas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251124-_-Sosialisasi-Sensus-Ekonomi-2026-di-Kudus.jpg)