Air Berkah Waisak Diambil dari Wana Wisata Umbul Jumprit Temanggung

air yang disemayamankan diambil dari sumber mata air Umbul Jumprit, pegunungan Sumbing, Kabupaten Temanggung.

Air Berkah Waisak Diambil dari Wana Wisata Umbul Jumprit Temanggung
ISTIMEWA
Ritual Pengambilan Air Suci Waisak di Umbul Jumprit Temanggung 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Galih Permadi

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Biksu Wong Sin Labhiko Mahathera, Rohaniawan Buddha yang juga Ketua Widyakasaba Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi), menjelaskan, air yang disemayamankan diambil dari sumber mata air Umbul Jumprit, pegunungan Sumbing, Kabupaten Temanggung.

Air merupakan sarana puja bakti umat yang memilik makna keberkahan. Air menghilangkan haus, membersihkan batin menjadi bersih, dan menghilangkan hal-hal yang buruk pada manusia.

"Air disemayamkan di Mendut selanjutnya akan dipercikan di kepala atau tubuh umat sehingga mereka dapat sinar cinta kasih Sang Buddha," jelas Wong Sin, di sela-sela ritual, Senin (28/5/2018).

Ritual Pengambilan Air Suci Waisak di Umbul Jumprit Temanggung
Ritual Pengambilan Air Suci Waisak di Umbul Jumprit Temanggung (ISTIMEWA)

Sebelum air berkah disemayamkan di dalam candi, umat bersama para biksu melakukan doa bersama di pelataran Candi Mendut.

 Selanjutnya mereka melakukan pradaksina atau mengelilingi candi sebanyak 3 kali. Sejumlah biksu membawa periuk berisi air berkah.

Sp Komunikasi Perusahaan Perhutani KPH Kedu Utara, Anton Kuswoyo mengatakan saat Waisak pengambilan air suci di Jumprit RPH Kwadungan BKH Temanggung rutin tiap tahun dilakukan.

“Wana Wisata Umbul Jumprit dibuka untuk umum. Beberapa aktivitas masyarakat juga digunakan untuk ritual,” ujarnya ke Tribunjateng.com, Rabu (30/5/2018).

Ritual Pengambilan Air Suci Waisak di Umbul Jumprit Temanggung
Ritual Pengambilan Air Suci Waisak di Umbul Jumprit Temanggung (ISTIMEWA)

Gerbang candi berarsitektur kuno menyambut setiap tamu yang hendak memasuki sendang dan petilasan Jumprit. Beberapa monyet ekor panjang berkeliaran bebas, suasana rindang dan sejuk.

Sendang Jumprit ini dikenal tak pernah kering, termasuk saat musim kemarau. Airnya jernih dan dingin.

Halaman
1234
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help