Dishub Kota Semarang Targetkan Pemindahan Bus dari Terminal Terboyo Maksimal 1 September 2018
Dishub Kota Semarang akan segera memindahkan seluruh bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dari Terminal Terboyo
Penulis: m zaenal arifin | Editor: galih permadi
Kepala Dishub Kota Semarang, M Khadik mengatakan, pemindahan bus dilakukan menyusul dilakukannya pembangunan Terminal Terboyo setelah berganti status dari Tipe A menjadi Tipe C yang diperuntukan parkir truk dan Terminal Peti Kemas.
Diakuinya, dari ujicoba yang dilakukan beberapa waktu laku, diketahui banyak dikeluhkan oleh para awak bus AKAP maupun AKDP yang sudah lama berada di Terminal Terboyo.
"Kemudian kami berkirim surat ke Dishub Jateng dan Kementerian Perhubungan terkait pemindahan itu. Itu sekaligus nanti ada perubahan pengawasan ke mereka. Kemarin sudah rapat dengan Dishub Jateng dan kami diberi waktu maksimal 1 September untuk pemindahan," jelasnya.
Untuk proses pemindahan tersebut, pihaknya nanti akan segera melakukan sosialisasi terlebih dahulu. Sehingga, pada saat dipindahkan tidak ada protes seperti yang terjadi sebelumnya.
"Untuk mekanismenya, bus AKDP yang dari utara dan Selatan nanti ke Penggaron. Yang dari Barat nanti ke Mangkang. Sedangkan AKAP nanti ke Mangkang semua," paparnya.
Terkait pembangunan terminal, Khadik menjelaskan, awal September mendatang akan dilakukan pembongkaran. Selanjutnya dilakukan pembangunan oleh pemenang lelang yang dilaksankan Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Semarang.
Khadik menambahkan, pembongkaran selasar bangunan terminal, sebagian sudah dilakukan setelah adanya pemenang lelang untuk pembongkaran aset. Namun, pembangunan terminal barang masih menunggu pemenang lelang proyek.
"Jadi, ada dua kegiatan. Pertama, pembongkaran aset, sudah ada pemenang lelang dan sudah jalan. Ini ditangani Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Kedua, pembangunan terminal barang yang dilakukan Distaru," tambahnya.
Sementara terkait keberadaan para PKL, Khadik mengklaim, telah melakukan pendekatan dengan para pedagang yang ada di Terminal Terboyo. Pendekatan tersebut antara lain dengan menawarkan relokasi di Pasar Banjardowo dan berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan.
"Kami berikan tenggat waktu sampai Agustus 2018. Tetapi kami terus pendekatan agar segera pindah. Kalau tempat di Terminal Mangkang seperti yang mereka inginkan, kami tidak berwenang. Itu wilayah pusat," tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kondisi-terminal-induk-terboyo-kota-semarang_20180730_210649.jpg)