Kampanye Germas, Warga Desa Bugel Jepara Belajar Atur Pola Hidup Untuk Cegah Penyakit
Kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) melibatkan berbagai lintas sektor di Desa Bugel, Kecamatan Kedung, Jepara
Penulis: Bare Kingkin Kinamu | Editor: muslimah
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Bare Kingkin Kinamu
TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) melibatkan berbagai lintas sektor di Desa Bugel, Kecamatan Kedung, Jepara, Selasa (18/9/2018).
Mulai dari Dinkes Jateng, Dinkes Kab. Jepara, hingga para tokoh masyarakat di Desa Bugel.
Dari keterangan Kepala Seksi (Kasi) Promosi Kesehatan Dinkes Kab. Jepara, Muslimin, SKM, MMKes kepada Tribunjateng.com kampanye Germas ini bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
"Germas ini merupakan gerakan yang sangat baik sekali, untuk mencegah terjadinya penyakit tidak menular, seperti stroke, diabetes, dan lainnya," tutur Muslimin.
Kampanye ini dilakukan dengan makan buah bersama, aktivitas fisik, dan cek kesehatan berupa gula darah, kolesterol, dan tekanan darah gratis.
"Saya harapkan warga Bugel benar-benar mengatur pola hidup, ini merupakan langkah nyata untuk mencegah terkena penyakit," jelasnya.
Sekitar 150 masyarakat Bugel mengikuti kegiatan kampanye Germas.
Acara berjalan dengan sangat meriah mana kala sampai pada sesi kuis.
"Siapa yang bisa menjawab Germas apa saja?" Tanya Muslimin.
Germas sendiri fokus pada hal-hal berikut:
1. Aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari
2. Makan buah dan sayur rutin
3. Cek kesehatan rutin minimal 6 bulan sekali
4. Enyahkan asap rokok
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kampanye-germas-di-desa-bugel-kecamatan-kedung-kab-jepara-selasa-1892018_20180918_141854.jpg)