Program Keluarga Harapan Lebih dari Sekadar Bantuan Sosial
Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos RI Harry Hikmat, menyebut data terdapat progres baik bahkan Pemkab Karanganyar miliki komitmen
Penulis: Yasmine Aulia | Editor: m nur huda
Para penerima bansos menerima bantuan kesehatan, pendidikan dan pangan, sehingga biaya untuk pemenuhan kebutuhan tersebut tak membebani lagi.
Sesuai dengan arahan dari Presiden RI, Joko Widodo, adanya uang dari PKH dapat dijadikan modal usaha mereka selama tiga kebutuhan utama tadi telah terpenuhi.
"Kami memantau sejak awal 2017 ini kegiatan ekonomi produktif ditingkatkan.
Jadi pendamping tidak hanya perbaikan akses pendidikan dan kesehatan, namun ada upaya untuk perbaikan ekonomi," cetusnya.
Berdasarkan hal tersebut, mulai ada pemetaan potensi usaha dari para pendamping.
Harry menyebutkan bahwa di Kabupaten Karanganyar sendiri perwujudan produk-produk usaha dari KPM PKH telah nyata terlihat.
"Produk-produknya sangat unik dan kreatif, sehingga memiliki potensi yang menjanjikan untuk berkembang," tambahnya.
Bahkan Pemkab Karanganyar juga memfasilitasi para pemilik usaha mandiri tersebut untuk menjualnya di pasar online melalui aplikasi Sistem Online Pasar Rakyat Indonesia (Semarak).
Sehingga akan sangat menunjang pencapaian pemerintah dalam mengentaskan masyarakat dari kemiskinan. (Jje)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/dirjen-perlindungan-dan-jaminan-sosial-kemensos-ri-harry-hikmat.jpg)