Dua Penyelundup Narkotika yang Tertangkap di Bandara Semarang, Sembunyikan Sabu di Dubur

Satgas Pemberantasan Narkotika BNNP Jawa Tengah amankan dua tersangka yang selundupkan sabu-sabu di dubur.

Dua Penyelundup Narkotika yang Tertangkap di Bandara Semarang, Sembunyikan Sabu di Dubur
Tribun Jateng/Hermawan Hadaka
Kepala BNNP Jawa Tengah, Brigjen Pol Muhammad Nur (Tengah) saat melakukan gelar pengungkapan kasus tindak pidana peredaran gelap narkotika jenis shabu di Semarang dan Batam jaringan Malaysia-Batam dan Semarang di Kantor BNNP Jawa Tengah, Kamis(2/5/2019). Barang bukti yang berhasil di amankan sabu sebanyak 250 gram, narkotika sebanyak 650 gram dan 10 bungkus plastik bulat berisis narkotika jenis sabu @50 gram dengan total 500 gram serta 2 bungkus plastik narkotika jenis sabu seberat 400 gram. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Satgas Pemberantasan Narkotika BNNP Jawa Tengah bekerja sama dengan BNNP Kepulauan Riau dan PT Angkasa Pura I Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang mengamankan 900 gram narkotika jenis sabu-sabu dari dua orang tersangka asal Batam, Kepulauan Riau.

Melalui Konferensi Pers di halaman depan kantor BNNP Jateng Jalan Madukoro Blok BB, Kota Semarang, Kamis (2/5/2019), Kepala BNNP Jateng, Brigjen Pol Muhammad Nur mengatakan kedua tersangka yakni HH alias Pakdhe (52) asal Sei Binti Kecamatan Batu Aji, Kota Batam, Kepulauan Riau dan juga DAT alias DN atau Dedy Ambon (36) asal Perumahan Marina Garden Kota Batam, Kepulauan Riau menggunakan modus yang cukup familiar dalam menyelundupkan sabu.

Lebih lanjut, kedua tersangka yang merupakan residivis sindikat Jaringan Malaysia-Batam Semarang menggunakan modus dengan memasukkan sabu-sabu ke dalam bagian bawah tubuhnya yakni anus atau dubur.

"Sebenarnya modus ini (lewat anus maupun kemaluan perempuan) tidak tergolong baru ya. Sudah pernah ada. Hanya saja di Semarang 2018-2019 pertama kali," terang Brigjen Pol Muhammad Nur kepada awak media.

Sepasang Kekasih di Salatiga Ditangkap Saat Pesta Narkoba, Buang Sabu ke Kolong Meja Saat Digerebek

"Jadi tersangka yang pertama (HH) sebenarnya sudah dua kali. Yang pertama lolos dan kedua tertangkap," sambungnya.

Sebelumnya, Satgas Pemberantasan Narkotika BNNP Jateng menerima informasi dari masyarakat akan adanya kurir narkotika yang bergerak dari Batam ke Semarang dengan menggunakan Pesawat Lion Air.

Berdasarkan informasi tersebut, satgas berkoordinasi dengan PT Nagkasa Pura I Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan melakukan pengawasan terhadap penumpang pesawat Lion Air yang turun.

Di hari itu pula, Kamis (25/4/2019) pukul 12.00 WIB di terminal kedatangan, petugas mencurigai seorang laki-laki berinisial HH untuk diamankan.

Dari tersangka HH, diamankan narkotika jenis shabu sebanyak 5 bungkus dengan berat 250 gram yang dikeluarkan dari anus.

Tak berhenti di situ, Satgas Pemberantasan Narkotika BNNP Jateng terus mengintrogasi tersangka HH hingga akhirnya disebutkan masih ada 650 gram shabu yang disimpan di Batam oleh tersangka DAT.

Halaman
12
Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved