Sri Rela Tak Dibayar dan Siap Terjun ke Masyarakat Entaskan Buta Aksara di Kota Pekalongan
116 relawan pengentasan buta aksara berkumpul di Aula Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Pekalongan.
Penulis: budi susanto | Editor: muh radlis
Melihat hal itu saya merasa terharu sendiri,” paparnya.
Sementara itu Walikota Pekalongan, Saelany Mahfudz, menargetkan tahun 2020 mendatang, Kota Batik bebas dari buta aksara.
“Dua tahun lalu dari Kementerian mendata ada 249 orang buta aksara di Kota Pekalongan, untuk itu saya meminta agar data tersebut didata ulang dan mendapatkan 162 orang yang buta aksara,” paparnya.
Saelany menjelaskan, setelah dilakukan pendataan, program pengentasan buta aksara dimulai dan membuahkan hasil.
“Tahun lalu 60 orang sudah bebas dari buta aksara, dan tahun ini 102 orang kami berikan pendampingan melalui relawan hingga September mendatang.
Kami berharap 2020 mendatang Kota Pekalongan bebas dari buta aksara,” tambahnya. (bud)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pendidik-buta-aksara.jpg)