Di Kendal, Masih Banyak Warga Menumpang BAB di Jamban Milik Saudaranya

Kabupaten Kendal sudah dinyatakan bebas dari BAB sembarangan pada Tahun 2018.

Di Kendal, Masih Banyak Warga Menumpang BAB di Jamban Milik Saudaranya
TRIBUN JATENG/DHIAN ADI PUTRANTO
Penyerahan bantuan jambanisasi dari IDI dan IAI kepada Dinkes Kendal 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Kabupaten Kendal sudah dinyatakan bebas dari BAB sembarangan pada Tahun 2018.

Meski demikian masih banyak keluarga di Kabupaten Kendal yang belum mempunyai jamban di rumah mereka sendiri.

Sekitar 36 ribu Keluarga di Kabupaten Kendal belum mempunyai jamban.

Meski tidak memiliki jamban , para warga tidak lantas BAB sembarangan seperti di kebun maupun di sungai.

Mereka memilih menumpang jamban milik saudara ataupun tetangga mereka saat hendak BAB.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kendal, Ferry Nando Radbonay mengatakan bahwa angka keluarga yang tidak memiliki jamban di Kendal itu mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurutnya pada saat pencanangan Open Defecation Free (ODF) tahun 2018, ada sekitar 56 ribu keluarga belum memiliki jamban, namun saat ini angka itu sudah turun menjadi 36 ribu keluarga yang belum miliki jamban sendiri.

"Para warga semakin sadar untuk meninggalkan kebiasaan BAB sembarangan dengan mulai membangun jamban mereka sendiri di rumah.

Bagi mereka yang belum mempunyai jamban ikut menumpang di jamban kerabatnya," ujarnya seusai penyerahan bantuan pembangunan jamban dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) kepada Dinkes Kendal, Selasa (13/8).

Meski masih banyak keluarga yang belum mempunyai jamban sendiri, piihaknya pun terus mendorong para warganya untuk BAB di jamban meski masih menumpang milik kerabat dan menghilangkan kebiasaan BAB sembarangan.

"Saat ini sudah tertangani yang belum memiliki jamban dengan menumpang kejamban kerabat, pemerintah pun juga terus membangun jamban umum agar masyarakt tidak BAB sembarangan" tambahnya

Sementara itu, Ketua IDI Kendal, dr Rahmad menambahkan bantuan pembangunan jamban ini yakni mendukung program ODF yang saat ini terus digalakan oleh Pemerintah Kendal.

Menurutnya adanya akses jamban yang mudah dapat mengubah kebiasaan masyarakat untuk tidak BAB sembarangan.

"Harapannya dengan bantuan ini memudahkan masyarakat dalam melakukan BABnya sehingga tidak BAB sembarangan. " ujarnya

Diinformasikan bahwa IDI dan IAI Kendal memberikan bantuan sebanyak 110 wc dan 40 sak semen kepada Dinkes Kendal yang selanjutnya dapat didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan jamban. (Dap)

Kisah Petani di Kawasan Gunung Api Dieng, Tak Takut Meski Status Waspada

Motor Tabrak Truk yang Hendak Berputar Arah di JLS Salatiga, Sholikhan Meninggal Dunia di Lokasi

Selama Pemilu 2019, Bawaslu Batang Tangani 10 Dugaan Pelanggaran, Ada yang Kampanye di Tempat Ibadah

Terekam Video, Satu di Antara 5 Pelaku Ternyata Ikut Saksikan Penemuan Jasad Tulang di Tegal

Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved