Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

UKSW Salatiga Tiadakan Ujian Terbuka Doktor

Program studi S3 Doktor Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW)

Tayang:
Penulis: M Nafiul Haris | Editor: Catur waskito Edy
Istimewa
Suhendrojono dan Damiasih seusai menjalani sidang doktoral keduanya tercatat sebagai mahasiswa ke 18 dan 19 yang diluluskan oleh prodi Doktor Manajemen FEB UKSW Jumat (23/8/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA -- Program studi S3 Doktor Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) membuat terobosan baru dalam proses pengujian disertasi mahasiswanya. Mahasiswa yang sudah menjalani ujian akhir tidak perlu lagi melewati tahap ujian terbuka.

Hal ini disampaikan Ketua Program studi Doktor Manajemen, Dr. Lieli Suharti, di sela-sela proses Yudisium bagi dua mahasiswa prodi yang dikepalainya, Jumat (23/8/2019) di gedung FEB. Menurut Lieli terobosan ini dilakukan untuk menyederhanakan proses ujian bagi mahasiswa program S3.

“Proses ujian yang cukup panjang selama ini menjadi momok bagi mahasiswa yang mengambil program doktoral. Sehingga kami ingin lebih mengefisienkan baik dari segi waktu maupun biaya. Meski begitu kami tidak sedikitpun mengurangi kualitas lulusan.

Tuntutan dan syarat yang kami berikan tetap sama,” terangnya dalam rilis kepada Tribunjateng.com, Selasa (27/8/2019)

Menurut Lieli pihaknya menyesuaikan syarat dari dikti yakni hasil penelitian harus terdaftar dalam satu jurnal internasional. Setelah melalui ujian akhir, mahasiswa wajib melakukan revisi dengan batas waktu maksimal satu bulan untuk dapat mengikuti proses yudisium.

Perubahan proses ujian terbuka menjadi yudisium pada prodi Doktor Manajemen FEB ini memperoleh dukungan dari pimpinan UKSW. Disampaikan Pembantu Rektor I bidang akademik, Dr. Iwan Setyawan bahwa terobosan ini adalah hal baru yang diharapkan dapat menggenjot jumlah lulusan prodi Doktor Manajemen.

“Meski begitu saya meminta agar lulusan yang dihasilkan tetap dijaga serta ditingkatkan kualitasnya sehingga dapat memberikan kontribusi bagi dunia pengetahuan, institusi dan masyarakat,” katanya

Sebagai tambahan informasi dalam proses yudisium yang baru kali pertama kali diselenggarakan kemarin diikuti oleh dua mahasiswa yakni Suhendrojono dan Damiasih. Predikat cumlaude diterima keduanya yang saat ini tercatat sebagai dosen Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo (StiPram) Yogyakarta.

Disertasi yang diangkat oleh Suhendrojono dan Damiasih memiliki fokus pada bidang kepariwisataan. Suhendrojono berhasil mempertahankan disertasi yang berjudul Pemosisian Perilaku Kepariwisataan berdasarkan pada Perilaku Konsumen, Produk, Kualitas Sumber Daya Manusia, dan Perilaku Pemasaran di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Menurut pria yang pernah menjabat sebagai Executive Assistant Manager di Ambarrukmo Palace Hotel Yogyakarta ini, penelitian mengenai perilaku kepariwisataan di Indonesia belum banyak dilakukan, kebanyakan penelitian masih fokus pada potensi-potensi wisata di Indonesia.

Dirinya meletakkan paradigma perilaku kepariwisataan sebagai  kerangka konseptual utama dalam melihat dinamika kunjungan wisatawan ke suatu daerah.

Tinjauan yang ditekankan dalam penelitian ini meletakkan tiga acuan yaitu perilaku konsumen, perilaku produk, dan perilaku pemasaran.

Menurutnya, ketiga kerangka acuan ini secara bersamaan jarang digunakan oleh para peneliti sebelumnya dalam melihat isu kepariwisataan. Dari penelitian tersebut, salah satu hasil temuan Suhendrojono yakni kualitas sumber daya manusia berpengaruh langsung terhadap perilaku kepariwisataan.

“Dalam industri pariwisata SDM memegang peran penting untuk membuat perubahan dan menjadi faktor internal yang berperan secara mendasar dalam membangun sektor pariwisata. Perkembangan industri pariwisata tidak lepas dari kualitas SDM yang ada,” ujarnya.

Adapun peserta yudisium lainnya, Damiasih mengangkat disertasi berjudul Pencaharian-Kebaharuan: Pemicu Minat Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved