Bupati Asip : Greget Pilkada Kabupaten Pekalongan Kurang, Kalah dari Pilkades

Greget pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2020 di Kabupaten Pekalongan belum memanas, padahal tahapan pilkada sudah di mulai.

Bupati Asip : Greget Pilkada Kabupaten Pekalongan Kurang, Kalah dari Pilkades
TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi mendatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dalam rangka penyelenggaraan pemilihan bupati dan wakil bupati pekalongan tahun 2020 di ruang rapat Bupati Pekalongan, Senin (30/9/2019) 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Greget pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2020 di Kabupaten Pekalongan belum memanas, padahal tahapan pilkada sudah di mulai.

Oleh karena itu, Bupati Pekalongan meminta kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pekalongan untuk aktif bersosialisasi ke masyarakat.

"Greget Pilkada masih kalah dengan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang sebentar lagi akan dilaksanakan di Kota Santri.

Saya minta KPU untuk mensosialisasikan adanya pemilihan Pilkada 2020.

Warung Mi Ayam Parmi Ludes Terbakar, Polisi Sebut Kerugian Capai Jutaan Rupiah

Beberapa Siswa SMP di Mranggen Pindah Sekolah Setelah Terlibat dalam Video Tawuran yang Sempat Viral

Tukang Ojek di Tegal Ini Patok Tarif 1 Km Rp 60 Ribu, Lihat Apa yang Diangkut

Dugaan Pungli hingga Rp 70 Juta di Pasar Buah dan Sayur Pemalang, Kepala Pasar Sebut Cuma Dititipkan

Karena, di lingkungan masyarakat masih kalah gregetnya dengan Pilkades, selain itu tahapan Pilkada sudah dimulai dengan adanya penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD)," kata Bupati Asip kepada Tribunjateng.com usai melakukan pendatangan NPHD dalam rangka penyelenggaraan pemilihan bupati dan wakil bupati pekalongan tahun 2020 di ruang rapat Bupati Pekalongan, Senin (30/9/2019) bersama Ketua KPU Abi Rizal dan Ketua Bawaslu Kabupaten Pekalongan Ahmad Zul Fahmi.

Asip berharap agar pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Pekalongan akan berjalan lancar, aman, dan seluruh tahapan dapat dijalankan dengan baik

"Saya berharap nanti Pilkada berjalan dengan lancar, aman, kemudian dana tersedia cukup dan semua tahapan dapat dilalui dengan baik," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua KPU Abi Rizal menyatakan, anggaran Pilkada di KPU untuk di anggaran perubahan 2019 sebesar Rp 147,110 juta, dan pada tahun anggaran 2020 sebesar Rp 30,163 miliar.

Sedangkan Ketua Bawaslu Kabupaten Pekalongan Ahmad Dzul Fahmi, menyampaikan, anggaran Pilkada 2020 di Bawaslu Kabupaten Pekalongan disepakati di angka Rp 7,005 miliar. (Dro)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved