Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kuliner Tegal : Kepala dan Kikil Kambing Semur Legendaris Cuma Rp 17 Ribu

Di Tegal, kambing menjadi bahan utama berbagai kuliner khas yang digemari banyak orang.

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Warung Makan Bapak Haji Dirman di Jalan Raya Talang No 132 Tegal, menghidangkan kepala dan kikil kambing Rp 17 ribu per porsi. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Di Tegal, kambing menjadi bahan utama berbagai kuliner khas yang digemari banyak orang.

Misalkan sate batibul yang menjadi kuliner andalan di wilayah Tegal.

Namun ada juga, kuliner khas Tegal dari olahan kepala dan kikil kaki kambing yang tak kalah lezatnya.

Satu di antaranya, Warung Makan Kikil Kambing Bapak Haji Dirman di Jalan Raya Talang No 132, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal.

Warung makan Bapak Haji Dirman menyuguhkan kepala dan kikil kambing dengan kuah semur yang memiliki rasa pedas manis.

Kikilnya terasa empuk dan bau prengus kambingnya tidak mencolok.

Lilis (34), penjual sekaligus putri Bapak Haji Dirman, mengatakan, warung makan kikil di Tegal memiliki ciri khas dan penyajian yang berbeda.

Menurutnya, ciri dari kikil Bapak Haji Dirman dari kuahnya yang menggunakan semur.

Warga Kebun Lancung Pakai LBH Ajukan Peningkatan Status Tanah yang Ditempatinya

Dorong UMKM Go Global dan Go Digital, BI Jateng Buat Pameran, Target Transaksi Rp 500 Juta per Hari

Tingginya Stunting di Sragen Satu Diantaranya Dipengaruhi Penikahan di Bawah Umur

Equity Life Indonesia Kerja Sama dengan Bank Jateng Hadirkan Equity Lounge

"Khasnya masing-masing sih ya.

Di Tegal banyak yang menjual menu-menu kikil. Ada yang disop, digule, dan pakai bumbu kecap.

Kalau di warung saya disemur," kata Lilis kepada tribunjateng.com, Minggu (13/10/2019).

Lilis mengatakan, bapaknya Bapak Haji Dirman membuka warung makan kikil sejak 1980.

Sejak awal, hidangannya memang disuguhkan dengan kuah semur rasa pedas dan manis.

Selain itu, menurut Lilis, kepala dan kikil kambingnya memiliki rasa empuk.

Hal itu karena proses masaknya tiga kali, dibakar, direbus, dan dimasak menggunakan pakai bumbu semur.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved