Breaking News:

Bea Cukai Kudus Sita 220 Ribu Batang Rokok Ilegal dari Jepara, 2 Pelaku Ikut Diamankan

Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Kudus menyita rokok kretek mesin (SKM) ilegal sebanyak 220 ribu batang.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muh radlis
IST
Rokok ilegal yang disita KPPBC Kudu 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Kudus menyita rokok kretek mesin (SKM) ilegal sebanyak 220 ribu batang.

Rokok sebanyak itu, nilainya mencapau Rp 157.300.000.

Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi KPPBC Kudus, Dwi Prasetyo Rini mengatakan, penindakan dilakukan bermula dari informasi yang pihaknya himpun.

Pada Senin (4/11/2019), pihaknya melakukan pencegahan terhadap sebuah sarana pengangkut yang membawa Barang Kena Cukai (BKC) Hasil Tembakau (HT) ilegal di Jalan Raya Kudus–Purwodadi.

"Sebelumnya, tim Bea Cukai Kudus memperoleh informasi dari masyarakat tentang adanya satu unit kendaraan roda empat yang digunakan untuk membawa BKC HT ilegal di Jalan Raya Kudus–Purwodadi asal Jepara.

Tak Ada Pembangunan Pasar Banjarsari Pekalongan, Pedagang : Janji Pemkot dan Dewan Cuma Omong Kosong

Buron Perampok di Karangsentul Purbalingga Akhirnya Tertangkap, Todong Korban Pakai Air Gun

Sejak September 2019 Blangko E-KTP Kosong, Disdukcapil Kota Salatiga Ganti Suket

Tertarik Kuliah di Taiwan? Yuk ke Gedung ICT Undip, Ada 14 Kampus Buka Penerimaan

Berdasarkan informasi itu, Tim segera melakukan penyisiran ke lokasi dan ditemukan kendaraan roda empat," kata Rini, Selasa (5/11/2019).

Selanjutnya, kata Rini, tim melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan tersebut. Dari hasil pemeriksaan ditemukan BKC HT ilegal berupa rokok tanpa dilekati pita cukai.

"Barang hasil penindakan, sarana pengangkut serta pelaku AS (33) dan MSA (16) , dibawa ke Kantor Bea Cukai Kudus untuk pengamanan dan keperluan pemeriksaan lebih lanjut," kata dia.

Rokok ilegal yang disita, kata Rini, memiliki potensi merugikan negara sampai Rp 103.805.300. (goz)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved