Paru-paru Menghitam, Donor Organ Ini Ditolak Akibat Jadi Perokok Berat
Paru-parunya menghitam, permintaan donor organ pria ini ditolak akibat bertahun-tahun menjadi perokok berat.
Penulis: non | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM - Paru-parunya menghitam, permintaan donor organ pria ini ditolak akibat bertahun-tahun menjadi perokok berat.
Seorang dokter di Cina terpaksa menolak organ sepasang paru-paru.
Donor organ tersebut datang dari pria 52 tahun yang telah dinyatakan meninggal.
Sebelum meninggal pria tersebut meminta untuk menjadi donor organ, termasuk paru-parunya.
• Sebutkan Nama Anggota One Direction, Harry Styles Lupakan Zayn Malik Saat Buka SNL
• Dikomentari Selena Gomez, Bella Hadid Hapus Postingan Instagramnya
• Sinopsis Film Earthquake Bird, Thriller Cinta Segitiga Alicia Vikander Streaming Hari Ini di Netflix
• Mirip Emma Watson di Harry Potter, Gadis Kecil Ini Sering Distop Orang Asing Saat Jalan-jalan
Namun, jelas sepasang paru-paru itu tak akan berguna bagi pasien yang membutuhkan.
Para petugas medis, menyebutkan paru-paru donot itu mengalami beberapa masalah.
Masalah paru-paru tersebut seperti kalsifikasi paru-paru, penyakit paru-paru bulosa, dan emfisema paru.
Semua masalah tersebut muncul diakibatkan oleh kebiasaan merokok donor selama tiga dekade.
Dr. Chen Jingyu dari Wuxi People's Hospital mengatakan timnya terpaksa menolah donor paru-paru tersebut.
“Tim kami memutuskan untuk menolak paru-paru ini untuk transplantasi.
Jika Anda seorang perokok berat, paru-paru Anda mungkin tidak akan diterima bahkan jika Anda memilih untuk menyumbangkannya setelah kematian.
Lihatlah paru-paru ini - apakah Anda masih memiliki keberanian untuk merokok? "
Dilansir oleh AsiaWire, Dokter Chen menambahkan bahwa pasien tidak menjalani CT scan sebelum kematiannya.
Otaknya telah dinyatakan berhenti bekerja dan paru-parunya segera diangkat dengan cepat.
Sebelumnya tes indeks oksigenasi awal terlihat baik-baik saja.
Namun masalah terjadi saat mereka mengambil organ untuk didonorkan.
"Kami langsung mengerti bahwa kami tidak akan dapat menggunakan," katanya.
Dr. Chen menambahkan, warga Cina gemar merokokok hal itu membuat komplikasi ketika akan menjadi organ donor paru-paru.
Praktiknya, tenaga media tk bisa menolak donor paru-paru semua perokok.
Meski begitu Dr. Chen menjelaskan jika ada standar tertentu yang cukup ketat untuk menjadi donor organ.
Persyaratan ini termasuk paru-paru di bawah 60 tahun.
Pasien juga harus dinyatakan meninggal secara medis.
Organ donor harus segera diangkat dari tubuh pendonor secepat mungkin.
Jika ada infeksi ringan di paru-paru masih bisa diterima.
Rontgen dada juga diperlukan untuk memastikan kondisi paru-paru relatif bersih.
"Apabila beberapa kondisi di atas terpenuhi. kami akan mempertimbangkan transplantasi paru-paru," ujar Dr. Chen.
Di Cina, lebih dari 300 juta penduduknya adalah perokok.
Mereka menyumbang hampir sepertiga dari total konsumen tembakau di dunia.
Hal itu dikemukakan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Hampir 2,3 triliun rokok dikonsumsi di Cina pada tahun 2009.
Jumlah tersebut lebih dari total gabungan merokok di empat negara konsumen tembakau teratas di dunia.
Statistik juga mengatakan konsumsi rokok menjadi akibat kematian yang cukup signifikan di negara tersebut.
WHO menghitung di Cina seseorang meninggal setiap 30 detik karena penggunaan tembakau. (tribunjateng/non)
TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE
• Tagar Rocky Gerung Trending Twitter Hari Ini, Ada Apa?
• Pemain Persib Tebar Psywar Jelang Persib Bandung Vs Barito Putera Liga 1 2019: Kami Pasti Menang
• BERITA LENGKAP! Teror Pria Lempar Air Sperma pada Wanita, Inilah Kronologinya
• Jantung Anda Sering Berdetak Kencang? Itu Efek Terlalu Banyak Minum Kopi, Berikut Penjelasannya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-rokokshutterstock_20180814_161605.jpg)