KISAH INSPIRATIF : Perjalanan Soto Pak Wito Sempat Tutup Kini Punya 45 Karyawan

Mempertahankan cita rasa khas kuliner puluhan tahun butuh penanganan khusus. Setyo Budi membuktikan hal itu.

KISAH INSPIRATIF : Perjalanan Soto Pak Wito Sempat Tutup Kini Punya 45 Karyawan
rival almanaf
Setyo Budi Rahayu (50) meracik soto di warung Soto Pak Wito, miliknya di Jalan Madukoro Raya Semarang, Sabtu (17/11/2019). 

Sekarang, total ia telah mempekerjakan 45 karyawan yang tersebar di tujuh cabangnya.

Uniknya meski sudah bercabang-cabang ia tidak lantas menyerahkan resep dan pembuatan ke orang lain.

Setyo Budi tetap masak sendiri.

"Masaknya jadi satu semua di rumah saya di Tlogosari baru nanti dikirim ke setiap cabang-cabang.

Kalau begitu kan citarasanya terjaga. Saya tahu betul racikannya di setiap cabang itu sama," bebernya.

Kini dalam sehari ia bisa mengolah 60 ekor ayam kampung untuk sotonya.

Usaha Setyo juga mengangkat ekonomi warga lain, menyerap tenaga kerja dan membuat peternak ayam memiliki pelanggan tetap.

Bawang Goreng Bebas Ambil

Setelah dibuka, warung Soto Pak Wito di Jalan Madukoro langsung diserbu pembeli.

Tidak ada meja yang kosong setidaknya hingga jam makan siang.

Halaman
1234
Penulis: rival al-manaf
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved