Belum Ada Perda, 1 Orang Bisa Pesan 20 Titik Lahan Makam di Kota Semarang

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang, Ali tak memperbolehkan adanya sistem pesan lahan pemakaman di setiap Tempat

Belum Ada Perda, 1 Orang Bisa Pesan 20 Titik Lahan Makam di Kota Semarang
TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
Kepala Disperkim Kota Semarang, Ali 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang, Ali tak memperbolehkan adanya sistem pesan lahan pemakaman di setiap Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang.

Kebijakan ini dilakukan lantaran banyak masyarakat yang mengaku kesulitan mencari lahan makam.

"Saat ini memang masih diatur di perda untuk pesan tempat.

Tapi, setelah kami tinjau kembali dan melakukan evaluasi, hal itu cukup menyulitkan.

Karena itu, pesanan kami stop," terang Ali, Rabu (4/12/2019).

Dikatakannya, sistem pesan lahan pemakaman sudah ada sejak 2009.

Bawaslu Jateng Soroti Netralitas ASN di Pilkada Serentak 2020

Fajar Ingin Ada Denda buat Pengusaha yang Pasang Reklame Tak Berizin

Ini Perbedaan Vivo S1 dan S1 Pro

Derita ODHA Bernama Aris di Sragen, Dikucilkan hingga Bantu Tetangga Hajatan pun Tak Boleh

Semakin hari masyarakat yang memesan lahan pemakaman semakin bertambah.

Bahkan, pemesanannya dinilai tidak logis lantaran satu orang memesan hingga 20 titik.

Tentu saja sistem ini bisa membuat masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) tercekik lantaran tak memiliki biaya untuk memesan.

Mereka merasa kesulitan saat hendak mengebumikan seseorang yang meninggal.

Halaman
12
Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved