6 Bulan Perairan Kendal Tenang Tanpa Ombak, Subekhan Sebut Tangkapan Menurun
Gelombang di perairan laut jawa bagian Kendal yang cenderung tenang membuat tangkapan ikan para nelayan di Kabupaten Kendal mengalami penurunan
Penulis: Dhian Adi Putranto | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Gelombang di perairan laut jawa bagian Kendal yang cenderung tenang membuat tangkapan ikan para nelayan di Kabupaten Kendal mengalami penurunan drastis.
Data yang dihimpun dari BMKG, tinggi gelombang di perairan laut jawa bagian Kendal tercatat tenang yakni berkisar 10 sampai 50 centimeter saja.
Subekhan, nelayan Kelurahan Bandengan mengatakan bahwa hampir selama enam bulan gelombang di perairan Kendal cenderung tenang, hal itu membuat tangkapan ikan mengalami penurunan.
Menurutnya gelombang cenderung tenang membuat biota laut berukuran kecil enggan bermunculan.
• 70 Lebih Bangunan Cagar Budaya di Brebes Cuma 3 yang Punya SK Penetapan dari Bupati
• Gerindra Kota Semarang Ajukan Rekom ke DPP, Usung Hendi di Pilwakot 2020
• Shelter Bus di Pertigaan Yomani Tegal Akhirnya Rampung, Bisa Dipakai saat Libur Nataru
• Sepanjang 2019 Kemenhub Beri Bantuan 200 Bus Sekolah di Seluruh Indonesia
Hal itu berdampak pada ikan-ikan penyantap biota laut tersebut juga enggan bermunculan sehingga tangkapan laut menjadi berkurang.
"Hampir enam bulan airnya tenang, sehingga tidak ada ikan yang muncul jadi tangkapan turun drastis sampai 90 persen, " ujarnya, Senin (16/12/2019).
Menurutnya hal tersebut berbanding tebalik mana kala gelombang berukuran sedang terjadi.
Gelombang berukuran besar membuat biota kecil bermunculan sehingga banyak ikan berukuran sedang muncul untuk menyantap biota laut tersebut.
Alhasil jumlah ikan yang ditangkap menjadi banyak.
"Untuk saat ini kami tangkap seadannya saja.
kami tangkap ikan yang berada di tepian dan sekitaran tambak.
Kadang kami juga menangkap kerang dan udang yang mudah di dapat," katanya
Hal serupa juga dibenarkan oleh pedangang di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Bandengan yakni Sa'adah.
Menurutnya jumlah ikan tangkapan dari para nelayan tak cukup banyak.
Menurutnya yang paling banyak saat ini yakni udang dan kerang.
"Hari lalu kerang cukup banyak. Saat ini udang yang cukup banyak,"pungkasnya. (dap)