Selasa, 21 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Bendera Merah Iran Berkibar di Masjid Jamkaran, Iran Incar 35 Target Kepentingan AS dan Israel

Sebuah Bendera merah Iran mulai berkibar di puncak Masjid Jamkaran, kota suci Qom, Iran. Akankah ini pertanda Iran akan balas dendam dan menyerang

SputnikNews
Bendera merah berkibar di kubah masjid Qom sebagai respon tewasnya Kepala Pasukan Quds Pasukan Pengawal Revolusi Islam Iran (IGRC), Jenderal Qassem Soleimani. 

Bukan hanya Amerika Serikat (AS) yang menyiapkan diri menghadapi aksi balas dendam Iran, tetapi juga Inggris, sekutu dekat Negara Paman Sam itu.

Pada saat ini Inggris meningkatkan keamanan di fasilitas kepentingannya di Timur Tengah.

Sebanyak dua kapal perang Inggris diperintahkan mengawal kapal tanker berbendera Inggris yang sedang berada di kawasan Teluk (Selat Hormuz).

Selain itu pemerintah Inggris memerintahkan sekira 400 tentaranya untuk menjaga markas miiter, para diplomat, serta fasilitas lainnya setelah terjadi peningkatan ketegangan di Timur Tengah.

Selain itu tentara Inggris yang selama ini berada di delapan pangkalan kecil di Irak, untuk pindah ke markas yang lebih besar.

Sebuah kapal selam bertenaga nuklir yang dipersenjatai rudal jelajah Tomahawk dan berada di wilayah itu, saat ini diperintahkan dalam kondisi siap tempur.

"Kami memiliki rencana A dan rencana B jika semuanya dimulai (terjadi perang).

Pasukan kami di wilayah tersebut telah diberitahu untuk mengarahkan fokus pada perlindungan pasukan," ujar seorang pejabat senior Inggris, Sabtu (4/1).

Menteri Pertahanan Ben Wallace mengungkapkan telah memerintahkan kapal perang ke Selat Hormuz untuk melindungi kapal dan warga negara Inggirs.

Sekira 50 anggota Spesial Air Service (SAS/pasukan khusus Inggris) tengah menuju ke Timur Tengah untuk membantu evakuasi potensial warga Inggris.

Belum diketahui apakah Inggris juga akan mengerahkan delapan jet Topan RAF yang berbasis di Siprus, sebuah pesawat mata mata Sentinel, dan drone.

Keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk membunuh Mayor Jenderal Qassem Soleimani, Komandan Pasukan Quds, Iran, memicu aksi unjuk rasa di dalam negeri.

Sejumlah kelompok massa turun ke jalan di Washington dan sejumlah kota lainnya di AS, Sabtu, mengecam serangan terhadap perwira tinggi Iran tersebut. (dailymail/rtr/cnn/feb)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved