Ganjar Pranowo Heran Masih Banyak ASN Korupsi tapi Tak Dipecat

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, merasa heran dengan sistem sanksi atau punishment yang diberlakukan terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) atau

Ganjar Pranowo Heran Masih Banyak ASN Korupsi tapi Tak Dipecat
Tribunjateng.com/Yayan Isro Roziki
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo. 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, merasa heran dengan sistem sanksi atau punishment yang diberlakukan terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Menurutnya, dalam siaran pers, pada kasus indisipliner berat tertentu, ASN bisa dipecat.

Namun, jika terlibat kasus tindak pidana korupsi (tipikor) hukumannya hanya penurunan pangkat.

"Mereka yang terlibat tindak pidana umum, tindak pidana korupsi, mbolos semaunya sendiri harus dihukum berat.

Selama ini hukumannya paling hanya penurunan pangkat, penundaan gaji dan sebagainya.

Kalaupun ada yang diberhentikan, masih saja dengan hormat," kata Ganjar, Selasa (7/1/2020).

Juru Parkir Liar di Kota Tegal Berani Palsukan SK Atas Nama Kepala Dishub

Bawaslu Tegaskan Mulai Besok Calon Petahana Tak Boleh Lakukan Mutasi Jabatan

Sidak Bersama Polisi, Dishub Kota Semarang Sebut Tak Boleh Parkir di Belakang Lawang Sewu

Wali Kota Hendi Soal Zeus Karaoke : Tutup, Melanggar Aturan Hukum

Ia merasa heran lantaran hukuman yang diberikan tidak sebanding dengan perbuatan indispliner ASN.

Malah justru ada yang diberhentikan dengan hormat.

Ganjar mengungkapkan hal tersebut lantaran baru saja menandatangani surat keterangan sanski untuk para ASN yang melakukan pelanggaran disiplin berat.

Semisal, membolos dalam waktu lama, perselingkungan, dan korupsi yang dilakukan bersama-sama.

Halaman
12
Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved