Breaking News:

Ini Daerah yang Masih Terendam Banjir Setinggi Setengah Meter di Kabupaten Tegal

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal, bersama Bupati Tegal, Umi Azizah, melakukan peninjauan ke lokasi banjir di Desa Tembok,

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muh radlis
IST
BPBD Kabupaten Tegal bersama Bupati Tegal, Umi Azizah, saat melakukan peninjauan ke Desa Sidoharjo, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, sekaligus memberikan bantuan logistik kepada warga secara simbolis, Rabu (8/1). 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal, bersama Bupati Tegal, Umi Azizah, melakukan peninjauan ke lokasi banjir di Desa Tembok, Kecamatan Adiwerna dan dilanjutkan peninjauan ke Desa Sidoharjo Kecamatan Suradadi.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Tegal, Djuliono mengungkapkan, update peninjauan banjir di Desa Tembok, Banjaran, Kecamatan Adiwerna, air sudah surut dan warga mulai membersihkan rumah yang terpendam pasca banjir.

Adapun sampai saat ini, daerah yang masih tergenang banjir yaitu di Desa Sidoharjo, dan Desa Bandengan Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, dengan ketinggian sekitar 50cm.

"Pukul 08.45 WIB kami mendistribusikan bantuan Logistik ke Desa Sidoharjo, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal.

Dengan adanya potensi akan kembali turun hujan, maka kami Imbau ke masyarakat untuk tetap siaga," ungkap Djuliono, dalam keterangan tertulis, Rabu (8/1).

PGN Akan Bangun Jaringan Gas Bumi Sepanjang 272 Kilometer dari Gresik hingga Semarang

Sidang Kasus Dugaan Rudapaksa Kendal, KIP Jawa Tengah : Visum Et Repertum Boleh Diberikan ke Pemohon

Susilo Kuli Bangunan yang Anaknya Dituduh Merudapaksa Menang di Sidang Ajudikasi KIP Jawa Tengah

BPBD Kabupaten Tegal, memberi himbauan kepada masyarakat dengan adanya situasi potensi cuaca sekarang ini yaitu:

-Mewaspadai potensi genangan air pasang, banjir maupun longsor bagi yang tinggal di wilayah berpotensi hujan lebat terutama di daerah rawan banjir dan longsor

-Waspada terhadap kemungkinan hujan disertai angin yang dapat menyebabkan pohon maupun baliho tumbang atau roboh

-Agar tidak berlindung di bawah pohon jika hujan disertai kilat atau petir

-Bersiap menghadapi musim hujan (baik dari segi kesehatan, pertanian, dan sebagainya)

-Mengindentifikasi tempat-tempat yang rawan bencana segera koordinasi dengan RT, RW, kelurahan, dan kecamatan, serta dinas terkait. (dta)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved