Seusai Serang Pangkalan Amerika: Ejek Donald Trump, Pejabat Tinggi Iran Posting Gambar Bendera Iran
Pascaserangan balasan Iran terhadap pangkalan militer AS di Irak, Rabu (8/11/2020) dini hari, Saeed Jalili, seorang perwakilan dari pemimpin tertinggi
Sebaliknya, Pentagon mengirimkan 3.000 prajurit Lintas Udara 82 dari Fort Bragg, North Carolina menuju Kuwait.
Sebagian dikirim ke Lebanon, guna melindungi Kedubes AS di negara yang sebagian dikuasai kelompok Hezbollah Lebanon.
Menyusul reaksi kemarahan Iran, Presiden Trump mengeluarkan serangkaian ancaman serangan lebih kuat ke 52 sasaran penting di Iran, termasuk situs warisan budaya dunia.
Menlu Mike Pompeo dalam pernyataan terbarunya menegaskan, keputusan AS melenyapkan Qasem Soleimani memiliki dasar kuat.
Meski begitu, kalangan Kongres AS menyatakan, Trump tidak melalui proses konstitusional, meminta persetujuan Kongres atas keputusan eksekutifnya membunuh Qasem.
Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul "Gelombang Kedua Serangan Rudal Iran Hantam Pangkalan AS di Taji, Utara Baghdad"
(Tribunnews.com/Daryono)
• Nelayan Pantura Jateng Siap Ramai-ramai ke Natuna, Tapi . . .
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/serangan-iran-vs-irak.jpg)