Breaking News:

TNI Polri dan Warga Lempuyang Demak Susun Karung Berisi Tanah di Tepian Sungai Doreng Cegah Luapan

Seratusan petugas TNI, Polri dan warga memasang arung berisi tanah di tepian Sungai sekunder Doreng Desa Lempuyang, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten

Penulis: Moch Saifudin | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/MOCH SAIFUDIN
TNI, Polri dan warga gotong-royong memasang karung berisi tanah padas di tepian sungai Desa Lempuyang, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, Rabu (8/1/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Seratusan petugas TNI, Polri dan warga memasang arung berisi tanah di tepian Sungai sekunder Doreng Desa Lempuyang, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, Rabu (8/1/2020).

Camat Wonosalam, Sri Utami mengatakan, kerja bakti tersebut merupakan upaya antisipasi banjir atau air meluap sampai ke jalan dan permukiman warga akibat curah hujan dan debit air yang tinggi, serta sungai yang dangkal.

"Saluran irigasi atau Sungai Sekunder Doreng ini merupakan sungai dari arus pintu Gelapan-Purwodadi, sehingga dampaknya bisa meluap ke permukiman Desa Doreng," jelasnya Camat Wonosalam didampingi Kepala Desa Lempuyang, Ahmad Ulil Albab.

Lanjutnya, pihaknya juga telah meminta bantuan ke Pemerintah Kabupaten Demak berupa alat berat melalui Dinas Teknis.

PGN Akan Bangun Jaringan Gas Bumi Sepanjang 272 Kilometer dari Gresik hingga Semarang

Ini Daerah yang Masih Terendam Banjir Setinggi Setengah Meter di Kabupaten Tegal

Sidang Kasus Dugaan Rudapaksa Kendal, KIP Jawa Tengah : Visum Et Repertum Boleh Diberikan ke Pemohon

Susilo Kuli Bangunan yang Anaknya Dituduh Merudapaksa Menang di Sidang Ajudikasi KIP Jawa Tengah

Ia menambahkan, normalisasi sebelumnya belum tuntas sehingga aliran sungai dari atas lebih lebar dibandingkan sungai di bawahnya.

"Sebulan lalu sudah ada normalisasi sungai, namun belum tuntas, sekira masih ada tiga kilometer lagi," jelasnya.

Nampak setelah kerja bakti usai, datang alat besar berupa bego didatangkan ke Desa Lempuyang.

Sementara Kades Lempuyang, Ahmad Ulil Albab mengatakan, Desa Lempuyang sebelumnya sekira 50 rumah warga terdampak luapan air dari sungai hingga masuk dapur sekira 20 sentimeter.

Ia menjelaskan, Pemerintah Desa Lempuyang sebelumnya sudah melakukan penembokan tepi sungai berjumlah 1000 karung dan 3 rit padas, yakni bantuan dari Balai Besar Wilayah Sungai Jawa Tengah dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Demak.

"Hari ini ada 3000 karung/sak dan 7 rit tanah padas dari Pemerintah Desa," jelasnya.

Sementara Kapolsek Wonosalam, AKP Wasito mengatakan pihaknya juga mengerahkan anggotanya dalam kerja bakti tersebut.

Ia menjelaskan, anggota Polsek Wonosalam sejumlah 25 personil, Koramil Wonosalam sejumlah 10 personil, dan Kodim 0716/Demak 20 personil.

"Bersama-sama, TNI dan Polri guyub rukun gotong royong dan kerja bakti untuk membantu warga agar air sungai tak meluap ke permukiman warga," jelas Kapolsek Wonosalam didampingi Danramil Wonosalam, Kapten Kav Karmadi. (ivo)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved