Rumah Roboh di Semarang, Lurah Karanganyar Gunung: Sebenarnya Masuk Kategori RTLH

Rumah roboh terjadi di Kelurahan Karanganyar Gunung, Kecamatan Candisari, Kota Semarang, Jumat (10/1/2020).

Rumah Roboh di Semarang, Lurah Karanganyar Gunung: Sebenarnya Masuk Kategori RTLH
TRIBUN JATENG/IWAN ARIFIANTO
Kondisi rumah roboh di Kelurahan Karanganyar Gunung, Kecamatan Candisari, Kota Semarang, Jumat (10/1/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Rumah roboh terjadi di Kelurahan Karanganyar Gunung, Kecamatan Candisari, Kota Semarang, Jumat (10/1/2020).

Lurah Karanganyar Gunung, Petrus Setyo Widodo mengatakan, terjadinya rumah roboh karena usia rumah sudah puluhan tahun dan berkondisi lapuk.

Menpora Zainudin Amali buka IBL Pertamax 2020 di GOR Sahabat Semarang

Ditambah kondisi bangunan rumah yang berdinding kayu diduga tidak kuat menahan berat genteng.

Tiba-tiba saja, tanpa ada hujan ataupun angin kencang, Jumat (10/1/2020) sekira pukul 14.00, rumah tersebut roboh.

"Bangunan rumah yang roboh seluas 3x8 meter. Tidak ada korban jiwa karena penghuni berhasil menyelamatkan diri," ujarnya.

Dukung Sektor Perfilman dan Pariwisata, Pemkot Semarang Akan Hadirkan Indiskop

Petrus menerangkan, rumah tersebut sebenarnya masuk kategori rumah tidak layak huni (RTLH).

Rumah itu ditempati oleh kakak dari pemilik, Richard (40), yang memiliki keterbelakangan mental.

"Setelah kejadian ini kami coba usulkan ke Dinsos maupun BPBD Kota Semarang."

LBH Semarang Gelar Diskusi Masa Depan Demokrasi dan Politik Lingkungan Hidup di Jawa Tengah

"Diharapkan ada upaya bantuan kegawatdaruratan sekaligus bantuan bangunan rumah," jelasnya.

Dia melanjutkan, warga setempat rencana akan bergotong-royong membersihkan puing-puing bangunan pada Minggu (12/1/2020).

"Sekaligus memperkuat sisa bangunan yang masih berdiri agar tidak terjadi roboh susulan," terangnya.

Di Depan Jokowi, Megawati Sebut Hendi Kader Berbakti dari Semarang

Sementara, petugas Pusat Pengendalian Logistik (Pusdalog) BPBD Kota Semarang, Agfirian Ilham mengatakan, pihaknya telah meninjau lokasi.

Di sana telah diberikan juga bantuan kegawadaruratan berupa sembako, family kit, obat-obatan, hingga terpal.

"Bantuan ini harapannya mampu menolong pemilik rumah," katanya. (Iwan Arifianto)

Nasib Kiper Ketiga PSIS Semarang Belum Jelas, Endang Subrata Beda Nasib Dibandingkan Fadli

Kisah Penjual Roti Keliling Gendong Anak di Pekalongan - Fitri Alami Lumpuh, Biar Tak Jenuh di Rumah

Pemain Multitalenta Asal Kendari Ini Tinggal Tunggu Panggilan, Resmi Bergabung di PSIS Semarang

Penulis: iwan Arifianto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved