Breaking News:

Berita Sragen

4 BPKB Palsu Ditemukan Polres Sragen, Dipakai Jaminan di Koperasi Simpan Pinjam Rp 30 Juta

Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Mitra Sejati di Dukuh Nguwer RT 17, Desa Duyungan, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen jadi korban BPKB palsu.

TRIBUN JATENG/MAHFIRA PUTRI MAULANI
Kapolres Sragen AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo memperlihatkan empat BPKB palsu 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Mitra Sejati di Dukuh Nguwer RT 17, Desa Duyungan, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen jadi korban BPKB palsu.

Pelaku Tri Yosi Rahmawati (42) warga Dukuh Ngunut RT 022 Desa Gebang, Kecamatan Masaran dengan sengaja menggunakan surat palsu BPKB kendaraan bermotor roda empat Toyota Avanza Nopol AD 8463 JN.

Kapolres Sragen, AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo menyampaikan pelaku meminjam uang sebesar Rp 30.000.000 dengan jaminan BPKB tersebut selama jangka waktu tiga tahun.

2 Pembobol Konter HP di Kedungmundu Semarang Ditangkap Polisi, Ini Fakta Versi Polsek Tembalang

Akal Bulus Faisol Ajak Pelamar Kerja Nonton Bioskop Lalu Bawa Kabur Motor, Cari Korban di Tan Tan

Bukan Nasri Banks, Ternyata Ini Sosok Pemimpin Tertinggi Atau Kaisar di Sunda Empire

Kisah Tika Bravani Pemeran Denok di Tukang Ojek Pengkolan Dipanggil Istrinya Ojak, Suami Asli Dimas

"Pelaku awalnya meminjam pada 14 Maret 2019, karena pelaku ini macet melakukan angsuran akhirnya dicek pada 10 Oktober 2019 dan ternyata palsu," terang Raphael, Rabu (29/1/2020).

Merasa tagihan macet, pihak KSP Mitra Sejati mencari keberadaan unit kendaraan bermotor yang digunakan sebagai jaminan pinjaman.

Setelah dicek dan mengetahui keberadaan kendaraan pihak koperasi memberitahu kepada pemilik kendaraan bahwa BPKB kendaraan berada di KSP Mitra Sejati sebagai jaminan.

"Akhirnya pemilik kendaraan tersebut menunjukkan BPKB asli dan setelah dicek kembali oleh pihak koperasi kedua BPKB tersebut teryata isinya mirip namun nama pejabat yang menandatangani berbeda," lanjut Raphael.

Menurut pengakuan pelaku dirinya memperoleh BPKB palsu dari seseorang yang berasal dari luar Sragen yang kini menjadi DPO.

Dia membeli BPKB palsu tersebut senilai Rp 3 juta.

Dari kasus tersebut, Polres Sragen mendapatkan empat BPKB palsu dari beberapa koperasi simpan pinjam di Kabupaten Sragen.

Pihaknya juga memperkirakan masih banyak BPKB palsu yang beredar di Kabupaten Sragen yang hingga kini masih dalam tahap penyelidikan Polres Sragen.

Raphael juga menyampaikan ada sembilan indikator BPKB palsu yang beredar di antaranya, nama pejabat yang menandatangani berbeda dengan pejabat yang kala itu menjabat.

"Stempel kepala juga terlalu kecil, hologramnya tidak ada hologram vertikal, font atau jenis tulisannya pun berbeda, warna cat air yang asli cerah ini pudar, jumlah halamannya juga berbeda dengan yang asli, kertas juga berbeda," terang Raphael.

Kini pelaku terjerat pasal 263 ayat 2 KUHP dengan ancaman penjara enam tahun penjara. (uti)

Hoaks Pesta Seks Anak Punk di Desa Jogoloyo Demak, Ini Fakta Versi Polsek Wonosalam

Begal Payudara Makin Marak di Cilacap, Dua Warga Kesugihan Jadi Korban, Ini Ciri-ciri Pelaku

Maisun Menangis Menatap Uang Koperasi SDN Pekunden Semarang Hangus Terbakar Sekira Rp 100 Juta Lebih

Video Banjir Bandang Ijen Bondowoso Viral, Ya Allah Ya Allah Ya Allah Semoga Rumahku Selamat

Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved