Minggu, 26 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Ternyata Paru-Paru Bisa Sembuhkan Kerusakan Akibat Rokok, Tapi Ada Syaratnya

Tidak banyak yang mengetahui apabila paru-paru memiliki kemampuan yang nyaris ajaib untuk memperbaiki mutasi kanker akibat merokok.

Akan tetapi, para peneliti mengatakan sel-sel itu tampak seperti berada di dalam bunker nuklir.

Setelah seseorang berhenti merokok, sel-sel inilah yang tumbuh dan menggantikan sel-sel yang rusak di dalam paru-paru.

"Kami sama sekali tidak siap atas penemuan ini," kata Dr Peter Campbell, dari Sanger Institute, kepada BBC News.

Memotivasi orang berhenti merokok

Hasil penelitian tersebut diharapkan dapat memberi motivasi positif bagi para perokok untuk berhenti merokok.

"Ada populasi sel yang, agaknya, secara ajaib mengisi kembali lapisan saluran udara," kata Campbell.

Dia menambahkan salah satu hal yang luar biasa terjadi pada pasien yang telah berhenti merokok, bahkan setelah 40 tahun merokok.

"Dia memiliki regenerasi sel yang sama sekali tidak rusak akibat papar tembakau," sambung Campbell.

Kendati demikian, para peneliti masih perlu menilai berapa banyak paru-paru yang diperbaiki.

Studi ini berfokus pada saluran udara utama pada struktur kecil yang disebut alveoli, yakni tempat oksigen melintas dari udara yang dihirup ke paru-paru.

Ada sekitar 47.000 kasus kanker paru-paru di Inggris setiap tahun.

Hampir tiga perempat dari mereka disebabkan oleh merokok.

Penelitian telah menunjukkan risiko terpapar kanker paru-paru menjadi berkurang setelah mereka berhenti merokok.

Asumsinya, adalah mutasi lebih lanjut akan terus terjadi apabila tidak berhenti merokok.

"Ini adalah ide yang sangat memotivasi bahwa orang yang berhenti merokok dapat menuai manfaat dua kali lipat," ujar Dr Rachel Orritt, dari Cancer Research UK.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved