Berita Karanganyar
271 Petani Karanganyar Dapat Bantuan KUR, Mentan: Biar Mereka Dapat Keuntungan
Bantuan KUR bunga 6 persen senilai Rp 4,82 miliar diserahkan secara simbolis oleh Mentan kepada perwakilan petani di Lapangan Desa Wonorejo.
Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
Sambungnya, BNI tidak hanya menyalurkan KUR, akan tetapi juga melakukan penampingan supaya petani semakin produktif, hasil lebih baik dan biaya lebih rendah.
Dalam kesempatan itu BNI juga memberikan bantuan CSR berupa RITx Soil dan Weather Sensor yang digunakan untuk merekam kondisi lahan secara realtime dan memprediksi cuaca yang persisi sehingga petani dapat mengoptimalisasi produksi komoditasnya.
"Bantuan CRS ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani penerima KUR di sektor produksi serta menambah portofolio penyaluran KUR."
"KUR para petani mendapatkan akses pembiayaan yang mudah dan murah serta mendapat pendampingan" ungkapnya.
Direktur Pembiayaan Petani Kementan, Indah Megahwati menambahkan, selain sosialisasi KUR, dalam kesempatan itu juga disampaikan pentingnya peran teknologi menuju pertanian 4.0.
Ia menegaskan, Kementan selalu mendukung kegiatan yang menyongsong era pertanian 4.0 karena memiliki manfaat yang luar biasa untuk para petani.
Program KUR dipastikan mendorong petani untuk menerapkan teknologi pertanian 4.0 karena memperoleh kemudahan pembiayaan dan pendampingan.
"Kami akan adakan lagi kegiatan seperti ini. Agar alat-alat yang ada bisa berguna buat kelompok-kelompok tani."
"Mereka bisa membeli melalui KUR dan akan terhubung dengan kami," imbuhnya.
Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Karanganyar, Siti Maesaroh mengapresiasi program KUR sebagai Gerakan Menyongsong Pertanian.
Mengingat, Pemerintah Pusat melalui Kementan memberikan subsidi bunga KUR hanya sebesar 6 persen dari bunga umumnya mencapai 14 persen.
"Melalui KUR petani mendapatkan kemudahan dan akses pembiayaan yang cukup murah."
"Bunga hanya 6 persen yang disubsidi Kementan."
Dengan KUR, petani juga mendapat pendampingan teknologi sehingga petani ke depan menggunakan teknologi 4.0 atau modern dalam berbudidaya, tuturnya. (Agus Iswadi)
• Kronologi Kecelakaan Bus Sugeng Rahayu vs Truk di Madiun, Sopir Diduga Mengantuk
• Tangis Remaja Perempuan WNI Eks ISIS di Suriah, Menangis Histeris Rindukan Suasana Damai Indonesia
• Video Puluhan Pelajar SMP Tawuran di Genuk Semarang
• Viral di Media Sosial Video Siswi SMP di Purworejo Dibully Tiga Siswa, Polisi Bentuk Tim Khusus
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kur-petani-kabupaten-karanganyar.jpg)