Kamis, 21 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Seusai Lebaran, Relokasi Pedagang Pasar Bandungan ke Tempat Baru

Sekira 454 pedagang direlokasi ke tempat yang baru yang berjarak 1 kilometer dari lokasi lama, yaitu di Desa Jetis, Bandungan, Kabupaten Semarang.

Tayang:
Penulis: akbar hari mukti | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/AKBAR HARI MUKTI
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Semarang, Heru Cahyono. 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Relokasi pedagang Pasar Bandungan lama rencananya dilakukan seusai Lebaran tahun ini.

Sekira 454 pedagang direlokasi ke tempat yang baru yang berjarak 1 kilometer dari lokasi lama, yaitu di Desa Jetis, Bandungan, Kabupaten Semarang.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Semarang, Heru Cahyono mengatakan, relokasi nantinya dilakukan sekira Juni 2020.

Teknisnya, para pedagang akan ditata di pasar yang baru sesuai komoditinya.

Hal tersebut untuk menjaga kerapian pasar.

Laga Uji Coba Jelang Kompetisi, Persijap Jepara Belum Siap Keluar Kandang

65 Imigram Dipindah dari Rudenim Semarang

Tangis Remaja Perempuan WNI Eks ISIS di Suriah, Menangis Histeris Rindukan Suasana Damai Indonesia

Kronologi Kecelakaan di Klaten, Pembonceng Motor Jatuh Terlindas Truk saat Menyalip di Sisi Kiri

"Saat ini sedang kami rapatkan untuk pembuatan zonasi."

"454 pedagang ini terdiri dari jualan sayur, makanan, pakaian, dan lain-lain nanti per komoditi dalam satu tempat," jelasnya, ditemui Tribunjateng.com di kantornya, Rabu (12/2/2020).

Ia mengatakan pembuatan zonasi itu juga untuk membangun rasa keadilan bagi para pedagang di pasar.

Selain itu, para pembeli juga akan terbantu saat akan mencari barang yang dibutuhkan di pasar.

"Contohnya jika ada yang jual sayur tidak di zonasinya, maka tercampur, dan kasihan pedagangnya," paparnya.

Setelah dibuatkan zonasi, menurut Heru, para pedagang akan mendapatkan los dan kios di zonasi tersebut secara kopyokan atau diundi.

Hal itu, menurutnya juga penting untuk memberikan rasa nyaman para penjual di pasar.

"Kami pakai sistem kopyokan. Misal los buah ada 30."

"Nanti lewat kopyokan itu si A dapat los nomor 1, si B los nomor 2, ada rasa keadilan bagi mereka," papar dia.

Sedangkan iuran pedagang, menurutnya bertambah sebab ada kenaikan kelas untuk Pasar Bandungan tahun ini.

Jika di Pasar Bandungan lama masuk kelas 2, pasar yang baru ini masuk ke kelas 1.

Mengacu hal tersebut maka ada kenaikan Rp100 per meter persegi tiap-tiap kios dan los di Pasar Bandungan.

"Untuk kios, iurannya Rp800 per meter persegi dari sebelumnya Rp700. Sedangkan untuk los, Rp700 per meter persegi," ungkapnya.

Dalam rapat di kantor dinas tersebut, pihaknya juga sedang merapatkan tentang besaran luas masing-masing kios dan los yang ada di pasar.

Heru pun optimistis total 454 pedagang nantinya bisa masuk semua di Pasar Bandungan.

Disinggung terkait adanya jual beli kios dan los di Pasar Bandungan, ia menepisnya.

Pemindahan Ibu Kota Indonesia Jadi Sorotan Dunia karena Hal ini

Diduga Lebih Mematikan Daripada Virus Corona, 4 Hari Bisa Meninggal Karena Penyakit Misterius Ini

Kontrak Wojciech Szczesny Diperpanjang Juventus Hingga 2024

Janji Geoffrey Castillion Kepada Persib Bandung, Cetak Banyak Gol Musim Ini

Menurut Heru, Wabup Semarang Ngesti Nugraha telah menjamin tidak ada praktik jual beli tersebut.

"Kami terus sosialisasikan kepada para pedagang, untuk langsung pindah tanpa ada biaya apapun," jelasnya.

Lebih jauh, Heru menjelaskan untuk puluhan penjual bunga hidup dan mati di area depan Pasar Bandungan lama hingga di Kantor Kecamatan Bandungan juga segera ikut direlokasi.

Ada sebanyak 30 pedagang bunga hidup dan 25 pedagang bunga mati yang nantinya direlokasi di sekitar sub terminal Banyukuning, Bandungan, Kabupaten Semarang.

"Sudah kita siapkan tempatnya, yang lebih nyaman dan tidak menimbulkan kemacetan," papar dia.

Sedangkan kawasan Pasar Bandungan Lama hingga Kantor Kecamatan Bandungan, jelasnya, akan dibangun ruang terbuka hijau (RTH) dan trotoar di sekitar pasar.

Lurah Bandungan, Slamet Purnomo yang ikut dalam rapat tersebut mengungkapkan pihaknya terus berkoordinasi dengan para pedagang Pasar Bandungan supaya bersedia direlokasi.

"Koordinasi terus dilakukan dengan perwakilan pedagang."

"Dari para pedagang juga telah menginginkan agar dipindah di tempat yang lebih baik," katanya. (Akbar Hari Mukti)

Video Hari Pers Nasional 2020, Kapolres Tegal Memperkenalkan Diri

Ganjar Heran Tawangmangu Karanganyar Bisa Banjir, Setelah Dicek Ini Penyebabnya

Impian Nurul Sopir Angkot Viral Terwujud, Akhirnya Bertemu Walikota Hendi: Insya Allah Saya Jalankan

Video Foto Polisi Cantik Ini Disalahgunakan Penipu, Korban Minta Menikah

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved