Berita Karanganyar

Ganjar Kaget Dianggap Ngelawak, Ajakan Tanam Pohon di Lahan Rusak

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut menyukseskan gerakan menanam pohon.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo ikuti aksi penanaman pohon di Bukit Mongkrang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Rabu (12/2/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut menyukseskan gerakan menanam pohon.

Pernyataan itu disampaikan Ganjar saat mengikuti aksi penanaman bersama ratusan relawan di Bukit Mongkrang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Rabu (12/2/2020).

"Saya agak kaget ketika diomongkan, Pak Ganjar ngelawak, hutannya sudah rusak baru mau ditanam."

"Lah wong sudah rusak, nggak mau ditanam, lha Anda maunya apa? Karena itu sudah rusak maka ayo ditanam," katanya di sela aksi penanaman pohon.

Pilpres AS 2020 - Menangi Primary New Hampshire, Bernie Sanders Penantang Terkuat Donald Trump

Presiden Palestina Tolak Berdamai dengan Israel, Nilai Donald Trump Salahi Konstitusi AS

Liverpool Mulai Panik, Virgil van Dijk Bakal Dijadikan Bek Termahal Juventus

Kepada pihak Perhutani, Ganjar meminta supaya mengajak partisipasi masyarakat.

Seperti LMDH atau kelompok peduli lainnya ketika ada pemanfaatan lahan.

Sehingga ketika ada pemanfaatan lahan hutan yang sifatnya membuka ruang semisal untuk pariwisata atau sebagainya, partisipan-partisipan tersebut bisa diajak.

"Kurangi sesedikit mungkin nebang, syukur nol. Sehingga kalau mau buat ruang-ruang katakan untuk pariwisata, dan pemanfaatan sebagainya."

"Tolong meliuk saja, mengikuti kontur. Tidak perlu mengubah."

"Nah ini yang kami harapkan bisa berjalan. partisipan-partisipan itu bisa diajak, masyarkakat bisa diajak sehingga tidak sinis yang muncul, " terangnya.

Sambungnya, sampai Maret 2020 ini digalakkan menanam pohon.

Menurutnya, upaya penghijauan dari pemerintah terhitung masih kecil. Ia berharap menanam pohon bisa menjadi tradisi.

"Ayo tradisikan, kalau bisa ada anak lahir, meminta surat keterangan, suruh tanam."

"Ada yang menikah, suruh tanam, ada yang lulus sekolah, naik pangkat, suruh tanam."

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved