Berita Tegal

Tak Cuma Objek Wisata Guci, Okupansi Hotel Grand Dian Tegal juga Turun karena Musim Hujan

Tidak hanya Objek Wisata Air Panas Guci yang terkena imbas dari cuaca ekstrim di wilayah Kabupaten Tegal.

TRIBUN JATENG/GALIH PERMADI
Ilustrasi Hujan Deras 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Tidak hanya Objek Wisata Air Panas Guci yang terkena imbas dari cuaca ekstrim di wilayah Kabupaten Tegal.

Grand Dian Hotel Guci juga turut terkena dampaknya, karena sebagian pengunjung mengundur jadwal menginap mereka, sehingga okupansi turun 20 persen mulai pertengahan Januari, Kamis (13/2/2020).

Sebelumnya, Kepala UPTD Objek Wisata Guci, Ahmad Hasib mengungkapkan, cuaca ekstrim yang belakangan ini terjadi di wilayah Kabupaten Tegal, berimbas Objek Wisata Guci, mengalami penurunan jumlah pengunjung sekitar 25 persen pada Januari 2020, dibandingkan bulan yang sama tahun 2019.

BREAKING NEWS: Tebing Setinggi 30 Meter Longsor di Ngaliyan Semarang, 60 Jiwa Terancam

Viral di Media Sosial Video Siswi SMP di Purworejo Dibully Tiga Siswa, Polisi Bentuk Tim Khusus

Siswi SMP Purworejo Dibully, Ganjar: Saya Telepon Kepala Sekolahnya, Besok Disdik Ambil Tindakan

Beredar Video Kedua Siswi SMP Purworejo Dibully, Perekam Diduga Perempuan, Ganjar Telepon Bupati

Ternyata, hal tersebut, juga diakui oleh, Corporate General Manager Grand Dian Hotel, Setya Teguh Yuwana, yang menyebut tempatnya juga tidak luput terkena imbas dari cuaca yang masih tidak menentu.

Belum lagi ditambah isu-isu terjadinya tanah longsor, banjir, dan lain-lain cukup memengaruhi jumlah kunjungan menginap.

"Sekarang ini, yang biasanya weekend di tempat kami penuh sekarang tidak.

Ada beberapa konsumen kami yang mengundur jadwal menginap atau acara mereka tidak di bulan sekarang, mengingat masih sering hujan," tutur Teguh, pada Tribunjateng.com, Kamis (13/2/2020).

Namun, menurut Teguh, hal tersebut tidak berlaku untuk Grand Dian Hotel di Slawi.

Memang ada penurunan, tapi dirasa masih wajar karena bulan Januari - Maret Hotel memang sedang low seasion.

Teguh memprediksi, ketika curah hujan sudah tidak setinggi saat ini estimasi bulan Maret, otomatis tingkat kunjungan juga akan membaik atau kembali seperti semula.

Adapun mayoritas tamu yang datang ke tempatnya, kebanyakan dari luar Kabupaten Tegal dan biasanya rombongan. Entah dari biro, dinas-dinas, dan lain sebagainya.

"Penurunan okupansi kami khususnya di Grand Dian Hotel Guci sekitar 20 persen, sejak pertengahan Januari sampai sekarang. Tamu yang sudah booking bukan menggagalkan rencana menginap, tapi ditunda dulu menunggu cuaca kembali bersahabat," paparnya. (dta)

Harga Bawang Putih di Kabupaten Semarang Turun namun Masih di Atas Normal

Dinas Kesehatan Sosialisasikan Cara Pencegahan Virus Corona di Musyawarah Kerja PMI Batang

Hasil Observasi Yusuf Selama 14 Hari Sudah Keluar, Eko : Sudah Diizinkan Beraktivitas Seperti Biasa

Untuk Pertama Kalinya Cabang Olahraga Petanque Ditandingkan di Popda Cilacap 2020

Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved