Berita Semarang

Kecelakaan PRT Semarang, Kedua Tangan Susi Diamputasi, Tersengat Listrik Saat Ambil Jemuran

Susi tersengat listrik saat sedang mengambil jemuran di lantai dua rumah majikannya, Jalan Mujahir, Kecamatan Semarang Utara.

Penulis: Akhtur Gumilang | Editor: deni setiawan
Tribun Jateng/Wahyu Sulistiyawan
Ilustrasi petugas PLN memindahkan jaringan listrik di Kota Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Nasib nahas menimpa Susilowati, seorang Pekerja Rumah Tangga (PRT) asal warga Kampung Sodong, Purwosari, Kecamatan Mijen, Kota Semarang.

Kini, tangan Susi, sapaan kesehariannya harus diamputasi karena kecelakaan kerja, tepat menjelang perayaan Hari PRT Nasional yang jatuh tiap 15 Februari.

Susi tersengat listrik saat sedang mengambil jemuran di lantai dua rumah majikannya, Jalan Mujahir, Kecamatan Semarang Utara.

Menyoal Pembebastugasan Dosen Unnes, Awaludin Marwan Singgung Sakralnya Kebebasan Akademik

56 Sertifikat Dibatalkan BPN, Warga Kebonharjo Semarang Pasang Spanduk Siap Berperang

Penipuan CPNS Kebumen - Yang Mulia Dapat Jatah Rp 150 Juta, Sudah Tipu 800 Orang

Serikat PRT (SPRT) Merdeka Semarang pun mendapati laporan tersebut.

Kecelakaan yang menimpa Susi terjadi dua pekan lalu.

Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh seorang tetangga majikannya.

Ketua SPRT Merdeka Semarang, Nur Kasanah menuturkan, kecelakaan kerja itu terjadi menjelang magrib, Senin (3/2/2020).

"Tetangga majikan Susi mendengar dari anak majikannya yang berteriak minta tolong."

"Karena kondisi pagar rumahnya terkunci rapat, tetangga panjat ke loteng untuk menolong Bu Susi di lantai dua," kata Nur kepada Tribunjateng.com, Senin (17/2/2020).

Saat kejadian, anak Susi kebetulan juga sedang berada di rumah majikan ibunya.

Anak Susi yang baru kuliah semester satu itu pun ikut tersengat listrik karena berusaha menolong ibunya.

Para tetangganya akhirnya membawa Susi dan anaknya ke RS Panti Wilasa Citarum Semarang.

PSIS Semarang Cari Lawan Sepadan, Liluk: Kami Belum Puas, Minimal Sekali Lagi Uji Coba

Pilkada Kabupaten Semarang, PKB Ingin Dampingi PDIP, Basari: Sesuai Instruksi Pusat

Kecelakaan Flyover Manahan, Polresta Surakarta Ingatkan Lagi Batas Kecepatan Maksimal 40 Km/jam

Namun sayangnya, tiga hari kemudian Susi harus dirujuk ke RSUD KRMT Wongsonegoro di Jalan Ketileng Raya, Kedungmundu Semarang karena keterbatasan alat medis.

"Susi kondisinya sangat memprihatinkan, dia mengalami luka bakar sampai 90 persen, terutama pada tangan dan kaki," terang Nur.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved