Berita Kendal
Penyerapan APBD Kendal 2019 Sebesar 94.8 Persen, Mirna: Target Infrastruktur Selesai 2020
Sekretaris Daerah (Sekda Kendal) Moh Toha, menyampaikan penyerapan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kendal 2019 mencapai 94.8 persen
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Sekretaris Daerah (Sekda Kendal) Moh Toha, menyampaikan penyerapan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kendal 2019 mencapai 94.8 persen.
Hal tersebut sesuai Perbut Kendal nomor 61 tahun 2019 tentang Perubahan Penjabaran APBD Kabupaten Kendal.
Lebih lanjut, besaran tersebut terhitung dari jumlah pendapatan APBD Kendal 2019 mencapai Rp 2,3 triliun sedangkan realisasinya sebesar Rp 2,2 triliun.
• Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun! Berteduh di Gubuk, Wasit Disambar Petir hingga Tewas di Jepara
• Cerita Firasat Dea Putri Mayor TNI Bambang Saputra Asal Semarang Gugur Helikopter Jatuh di Papua
• Terungkap Teka-teki Pemilik Mobil Dinas untuk Latihan Nyetir di Pekalongan, Sempat Viral di Medsos
• Manajemen PSIS Semarang Soroti Kondisi Fisik Flavio Beck Junior
Secara perinci, untuk anggaran belanja langsung maupun non langsung mencapai Rp 2,5 triliun sedangkan realisasinya Rp 2,3 triliun atau 91,6 persen.
"Belanja tidak langsung terealisasi Rp 991 miliar dan belanja langsung Rp 983 miliar sedangkan targetnya masing-masing 1 triliun lebih," terangnya dalam rangka Gelar Hasil Pembangunan 2019 Kabupaten Kendal, Senin (17/2/2020) di Puskesmas Boja.
Dari anggaran belanja langsung yang ada diperuntukkan 2.222 kegiatan.
Meliputi, Rp 199 miliar pemerintahan, Rp 43 miliar ekonomi, Rp287 miliar kegiatan pembangunan, dan Rp 573 miliar kegiatan kesejahteraan rakyat.
"Untuk hasilnya meliputi puskesmas, jalan, fasilitas bangunan bersama, jembatan, dan fasilitas lain."
"Untuk dana perimbangan mencapai Rp 1,39 miliar dan dana lain-lain sah Rp 548 miliar."
"Untuk capaian lain kenaikan dana APBD dari Rp 1,8 triliun pada 2016 naik menjadi 2,3 triliun pada 2019," terang Sekda.
Bupati Kendal Mirna Annisa, mengatakan semua pembangunan yang ada merupakan hasil jerih payah semua pihak yang terlibat.
Seperti halnya puskesmas-puskesmas, jalan-jalan, taman-taman, gedung pelayanan masyarakat, hingga rehabilitasi gedung-gedung pemerintahan.
"Selain puskesmas ada mal perijinan."
"Saat ini sedang ditata."
"Kita target tahun ini infrastruktur termasuk jalan selesai," terangnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/mirna-lihat-pameran-pembangunan-kendal.jpg)