Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

Satu Bakal Paslon Tapi Ditolak, KPU Pastikan Tak Ada Calon Independen dalam Pilbup Semarang

Minggu (23/2/2020) malam, bakal paslon Bupati dan Wabup Semarang jalur perseorangan, yakni David Senduk dan Sajuri mendatangi KPU Kabupaten Semarang.

Penulis: akbar hari mukti | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/AKBAR HARI MUKTI
Ketua KPU Kabupaten Semarang, Maskup Asyadi. 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Tidak ada calon independen pada Pilbup Semarang 2020.

Kepastian tersebut didapatkan setelah bakal pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Semarang 2020 dari jalur independen, David Senduk dan Sajuri, tak mendapatkan syarat minimal 58.425 KTP dukungan.

"Perlu kami sampaikan, sesuai PKPU mengenai tahapan penyelenggaraan Pilbup Semarang."

"19-23 Februari 2020 merupakan masa penyerahan berkas dukungan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati jalur perseorangan," jelas Ketua KPU Kabupaten Semarang, Maskup Asyadi, Senin (24/2/2020).

Homebase PSIS Semarang, Hari Nur Yuliyanto Pilih Stadion Kebondalem Kendal, Ini Alasannya

Mas Bas Enggan Disebut Kolektor, Pernah Tolak Kaset Pita Komplet Bergenre Rock Ditukar Honda Vario

Penertiban Aset KAI di Ambarawa, Krisbiyantoro Sebut Sugiarta Sering Hambat Penertiban

Maskup mengatakan, Minggu (23/2/2020) malam, bakal paslon Bupati dan Wabup Semarang jalur perseorangan, yakni David Senduk dan Sajuri mendatangi kantor KPU Kabupaten Semarang.

Kedatangan pasangan tersebut, lanjut dia, untuk menyerahkan berkas dukungan.

"Datang pukul 20.30. Berkas yang kami terima dari pasangan tersebut, sesuai data di Silon yakni 666 dukungan," ungkapnya.

Namun, ia menambahkan, untuk berkas fisik yang dibawa ternyata pasangan tersebut hanya membawa 379 KTP dukungan.

"Adapun dari jumlah 379 tersebut, 360 dokumennya lengkap. Sementara yang 19 tidak lengkap," ungkapnya kepada Tribunjateng.com, Senin (24/2/2020).

Dengan jumlah berkas yang dibawa pasangan tersebut tak mencukupi, Maskup menjelaskan, sesuai SK KPU Kabupaten Semarang Nomor 115 Tahun 2020, syarat maju Pilbup Semarang bagi calon perseorangan harus mengumpulkan minimal 58.425.

Tanggul Sungai Bodri Kendal Terancam Jebol, 50 Meter Ambles Cuma Sisakan Gronjong

Modus Baru Pelaku Edarkan Ganja di Jateng, Pasang Stiker Mirip Mobil Patroli, Kelabui Polisi

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Cahyo Tersengat Listrik, Saat Hendak Singkirkan Kabel di Jalan

Yang tersebar di minimal 10 kecamatan, maka pasangan David Senduk - Sajuri gagal maju lewat jalur perseorangan.

"Sesuai keputusan, karena jumlah dukungan dan sebarannya tak memenuhi syarat, terpaksa pasangan Senduk dan Sajuri kami nyatakan ditolak," ungkapnya.

Meski begitu, Maskup mengapresiasi masyarakat Kabupaten Semarang yang menggunakan hak konsitusinya, dengan berupaya untuk mendaftar lewat jalur perseorangan.

Disinggung mengenai pendaftaran bagi bakal paslon Bupati dan Wakil Bupati Semarang 2020 yang diusung partai politik dan gabungan parpol, menurut Maskup, dimulai 16-18 Juni 2020.

Kemudian penetapan dilakukan 8 Juli 2020. (Akbar Hari Mukti)

Gantikan Bruno Silva dan Wallace Costa, Laga Perdana PSIS Semarang, Dragan Tunjuk Pemain Ini

Persijap Jepara Belum Puas, Rencanakan Dua Kali Lagi Uji Coba, Pekan Depan Lawan Martapura FC

Harga Gula Pasir Merangkak Naik di Kota Semarang, Disperindag Jateng: Keterlambatan Giling Tebu

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved