Wabah Virus Corona
Pelaksanaan UASBN Online SMA di Kota Semarang Lancar, Kendala Hanya Pemadaman Listrik di Rumah Siswa
Sekolah setingkat SMA di Jawa Tengah mulai menyelenggarakan Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) secara daring sejak Senin (23/3/2020) lalu
Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sekolah setingkat SMA di Jawa Tengah mulai menyelenggarakan Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) secara daring sejak Senin (23/3/2020) lalu.
Satu di antara SMA yang menyelenggarakan UASBN adalah SMAN 3 Semarang.
Menurut kepala sekolah, Wiharto, pelaksanaan berjalan lancar.
• Cerita Driver Ojol di ILC Soal Mbak Semalam yang Pesen Makan, Audiens Langsung Bertepuk Tangan
• Kena PHK karena Wabah Virus Corona, Dapat Santunan Rp1 Juta Per Bulan Per Orang Selama 3 Bulan
• Wali Kota Solo Hadi Rudyatmo dan Wakilnya Ritual Potong Gundul untuk Tolak Bala Virus Corona
• Takut Menulari, Perawat Diusir Dari Kos karena Bekerja di Rumah Sakit Tangani Virus Corona
"UASBN dilaksanakan sampai Jumat (27/3/2020).
Untuk kendala, kemarin ada rumah siswa yang listriknya mati karena ada pemadaman dari PLN," ungkapnya kepada Tribun Jateng, Rabu (25/3/2020) sore.
Mengenai teknis pemantauan UASBN, Wiharto menyampaikan semua pemantauan dilakukan guru dari rumah.
"Pemantauan di rumah dilakukan juga oleh wali kelas dan waka kesiswaan.
Kecuali, kepala sekolah stand by di sekolah," ungkap Wiharto yang juga Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kota Semarang itu.
Mengenai pelaksanaan UASBN di Kota Semarang, dia mendapatkan informasi dari beberapa sekolah juga lancar.
"Informasi yang saya tahu, untuk SMA negeri alhamdulillah semuanya lancar.
Untuk SMA swasta yang besar lancar juga," tuturnya.
Wiharto menuturkan, untuk SMA swasta dengan siswa yang lebih sedikit dia belum mendapatkan laporan.
"Belum ada laporan, karena jumlah SMA swasta di Kota Semarang jumlahnya 56, lumayan banyak," ungkapnya. (kan)
• Bagaimana Tugas Operasi SAR di Tengah Wabah Virus Corona?
• Tanah Longsor Akibat Hujan deras dan Angin Kencang di Karanganyar, 2 Warga Mengungsi
• 200 Perantau Bekerja di Desanya, Warga Kalongan Kab Semarang Buat Screning Room Cegah Virus Corona
• Tak Pulang ke Bali, Pelatih Kiper PSIS Semarang I Komang Putra Rayakan Nyepi di Kampung Jokowi