Ibunda Jokowi Meninggal
Keluarga Minta Pengurus Bersihkan Cungkup Makam Ibunda Jokowi Setiap Hari Kamis
Jenazah almarhumah Ibunda Presiden Jokowi, Sudjiatmi Notomihardjo dimakamkan di samping makan almarhum suaminya, Widjianto Notomiharjo.
Penulis: Agus Iswadi | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - ibunda Presiden Jokowi, Sudjiatmi Notomihardjo dimakamkan di samping makam almarhum suaminya, Widjianto Notomiharjo.
Jenazah Eyang Noto tiba di Astanalaya Asem Guwong Dusun Mundu, Desa Selokaton, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (26/3/2020) pukul 13.00.
Setibanya di komplek pemakaman, peti jenazah lantas diangkat enam anggota Paspampres.
Mereka melangkah tegap menuju ke dalam cungkup berukuran sekitar 10 meter x 10 meter untuk memulai prosesi pemakaman.
• Penggali Kubur yang Layani Keluarga Presiden Jokowi Justru Protes Jika Dibayar, Ini Alasannya
• Penggali Kubur Kabur Takut Tertular, Wabup Nur Bantu Pemakaman Jenazah Pasien Positif Corona
• 1 Warga Positif Corona, Kota Tegal Local Lockdown 4 Bulan, Seluruh Perbatasan Ditutup, Kecuali Ini
• Cerita Driver Ojol di ILC Soal Mbak Semalam yang Pesen Makan, Audiens Langsung Bertepuk Tangan
Jokowi berjalan di belakang Paspampres didampingi putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka yang membawa pigura foto mendiang sang nenek.
Prosesi pemakaman berlangsung sekira 45 menit.
"Pak Presiden menerima jenazah langsung di liang lahat.
Membuka kain kafan, adzan, dan berdoa.
Dibantu dua orang (penggali kubur), Pak Jokowi menerima bagian kepala (jenazah).
Bajunya kotor itu karena masuk ke dalam (liang lahat)," kata Sutarman mantan Kades Selokaton sekaligus pengurus makam keluarga kepada Tribunjateng.com.
Sutarman mengungkapkan, tidak ada prosesi khusus dalam pemakaman Eyang Noto.
Dia begitu kaget mendengar kabar meninggalnya Eyang Noto, kemarin.
Mengingat pagi hari, Eyang Noto masih berada di rumah.
Baru dibawa ke Rumah Sakit Slamet Riyadi (DKT) Solo pada siang hari.
"Terus terang kaget saat mendengar kabar meninggalnya ibu dari Jokowi.