Berita Kendal
8 Armada Dikerahkan Dalam Penyemprotan Cairan Disinfektan Massal di Kendal
Penyemprotan cairan disinfektan dilakukan di sepanjang Jalan Pantura Kendal, tempat fasilitas umum dan beberapa perumahan, desa/kelurahan yang terdapa
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: m nur huda
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Penyemprotan cairan disinfektan secara massal dilakukan di wilayah Kabupaten Kendal.
Penyemprotan disinfektan dilakukan Polres Kendal bersama TNI Kodim 0715, Petugas Pemadam Kebakaran, Dinas Kesehatan, Palang Merah Indonesia (PMI).
Penyemprotan cairan disinfektan dilakukan di sepanjang Jalan Pantura Kendal, tempat fasilitas umum dan beberapa perumahan, desa/kelurahan yang terdapat warga berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) maupun asal Pasien Dalam Pengawasan (PDP).
Setidaknya 300 personel gabungan dikerahkan dari ujung Weleri hingga Kaliwungu dan beberapa daerah di kawasan atas Kendal.
• Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Pensiunan Polisi Meninggal saat Gowes di Semarang
• Pulang dari Merantau Dijenguk Warga, Ternyata Positif Corona, Satu Dusun di Purbalingga Lockdown
• Darurat Sipil yang Diwacanakan Jokowi Sudah Diterbitkan Perppu Era Soekarno
• Perantau Mudik, 80 KK Pilih Keluar Kampung Tinggal di Kebun karena Khawatir Corona
• Baru Mudik, 7 Buruh India Isolasi Diri di Pohon Beringin dan Mangga, Khawatir Bawa Virus Corona
Kapolres Kendal, AKBP Ali Wardana mengatakan, penyemprotan massal kali ini dilakukan serentak di seluruh Indonesia sebagai bentuk realisasi pemerintah langsung hadir di tengah-tengah masyarakat dalam memerangi virus corona.
Khusus di Kendal, 8 armada dikerahkan dengan satu armada di antaranya berupa Armoured Water Cannon yang khusus digunakan untuk menyemprotkan jalan besar.
Setidaknya lebih dari 35.000 liter cairan disinfektan disemprotkan hingga ke pelosok desa.
"Titik fokus di tempat yang dijadikan kegiatan umum ataupun fasilitas umum seperti terminal, masjid, alun-alun, pasar, jalan-jalan, stasiun lingkungan pemerintahan, fasilitas gedung olahraga, juga desa atau kelurahan yang terdapat warga berstatus ODP atau PDP.
Seperti Kutoharjo Kaliwungu, Gemuh, Rowosari, Weleri, dan beberapa wilayah di Kota Kendal, " terang Kapolres di sela-sela kegiatan, Selasa (31/3/2020).
Ali mengimbau kepada seluruh warga Kendal untuk tidak lelah dan terus bersama memerangi virus dengan mematuhi imbauan pemerintah.
Seperti menjaga jarak, menunda kegiatan yang melibatkan banyak orang, dan selalu menjaga kebersihan diri maupun lingkungan sekitar.
Rencananya, lanjut Ali, penyemprotan massal ini akan dilanjutkan setiap 2 hari sekali oleh petugas pemerintah daerah.
"Ini adalah bentuk kehadiaran pemerintah di tengah masyarakat. Virus ini tidak bisa dilawan sendiri tapi harus bersama. Setidaknya 2 hari sekali kita teruskan agar virus ataupun kuman tidak bisa berkembang lagi," jelasnya.
Wakil Bupati Kendal, Masrur Masykur mengakatakan, pihaknya akan memaksimalkan tenaga yang ada seperti petugas Damkar, PMI, Baznas, dan beberapa petugas lain untuk melakukan penyemprotan berkelanjutan hingga wabah tersebut bisa dihentikan.
Tidak hanya itu, segala upaya pemda untuk mensosialisasikan terkait sosial distancing, imbauan-imbauan memakai masker maupun cuci tangan rutin akan terus diupayakan.